pendaftaran mahasiswa baru UPB

Musrenbang Virtual, Tetap Tampung Aspirasi Masyarakat

Musrenbang 2022

Musrenbang Virtual, Tetap Tampung Aspirasi Masyarakat
Musrenbang digelar virtual
INI Kebumen, SEMARANG - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan konsultasi publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jawa Tengah tahun 2022 resmi dimulai secara daring, Rabu 10 Februari 2021.

Meski tidak berkeliling dan menyerap aspirasi secara langsung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak perlu berkecil hati. 

"Masyarakat tidak perlu khawatir, silakan aktif memberikan masukan dan usulan kepada kami secara daring melalui kanal yang sudah kami siapkan," kata Ganjar saat membuka masa Musrenbang Jateng tahun 2022 di kantornya.

Aspirasi masyarakat tetap bisa disampaikan di kanal yang di sediakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yakni di kanal jatengprov.go.id/masukanrkpd2022 dan rembugan.jatengprov.go.id.

"Silakan manfaatkan dua kanal itu untuk memberikan masukan dan saran kepada kami. Setiap usulan dan masukan pasti akan ditampung dan dijadikan pertimbangan dalam penyusunan program kerja," jelas Ganjar.

Usulan-usulan dari masyarakat akan langsung ditampung dan ditindaklanjuti. Ganjar menambahkan  seluruh bupati/wali kota di daerahnya untuk melakukan hal yang sama.

"Saya minta semua daerah mengakomodir ini dalam penyusunan program-program prioritas," kata Ganjar.

Terkait perencanaan pembangunan daerah tahun 2022, Ganjar meminta semua daerah menyiapkan program-program prioritas, terutama pada sektor yang terdampak pandemi.

"Kami minta semua menginventarisir beberapa hal, khususnya terkait pandemi. Kondisi pandemi yang menggempur seluruh sektor, harus menjadi ukuran pertama dalam penyusunan program," ucapnya.

Ganjar mengatakan penurunan angka kemiskinan menjadi program prioritas utama. Selain itu, pengurangan angka pengangguran, penyelesaian sektor kesehatan dan upaya untuk meningkatkan ekonomi juga tak kalah penting untuk diselesaikan.

"Termasuk sektor lain seperti infrastruktur dan masukan dari difabel, komunitas anak, perempuan, nelayan, petani dan lainnya harus ditampung untuk ditindaklanjuti," pungkasnya.

Sementara itu Pj Sekda Jawa Tengah Prasetyo Aribowo menambahkan, pembukaan Musrenbang ini menjadi awal dalam penyusunan RKPD Jateng 2022. Setelah dibukanya masa Musrenbang 2022, langkah selanjutnya akan dilakukan penajaman di tingkat Forum SKPD.

"Setelah itu, dilanjutkan dengan penyerapan aspirasi masyarakat lewat forum Musrenbangwil di seluruh eks karesidenan. Baru dilanjutkan dengan Musrenbangprov dan terakhir adalah dialog antara eksekutif dengan legislatif," kata Prasetyo.(*)

Powered by Blogger.