Tak Melulu Soal Produksi Pertanian, Sektor Agribisnis Sangat Prospektif Kedepannya

Prodi Agribisnis Universitas Putra Bangsa Gelar Webinar Nasional

Tak Melulu Soal Produksi Pertanian, Sektor Agribisnis Sangat prospektif
Webinar yang diselenggarakan oleh Prodi Agribisnis UPB
INI Kebumen, KEBUMEN – Agribisnis tidak hanya berhubungan dengan kegiatan produksi pertanian saja (on farm). Tetapi juga berhubungan dengan berbagai subsistem lainnya. Mulai dari subsistem input, subsistem manufacturing, subsistem marketing, dan subsistem penunjang. 

Hal ini ditegaskan Dosen Program Studi di Agribisnis Universitas Putra Bangsa (UPB) Imade Yoga Prasada SP MSc, saat menjadi narasumber webinar nasional. 

Seminar bertajuk Menangkap Peluang Bisnis Dan Melejitkan Karir Bidang Agribisnis digelar UPB, Sabtu, 29 Mei 2021. Kegiatan ini dilaksanakan secara Daring menggunakan Zoom Meeting dan Kanal YouTube.

Imade menjelaskan bahwa Agribinis merupakan kegiatan berorientasi bisnis atau komersial yang berkaitan dengan sektor pertanian dalam arti luas.

"Luasnya bidang kerja atau cakupan agribisnis membawa peluang yang besar bagi lulusan agribisnis untuk berkarir. Kesempatan ini semakin besar dan terbuka lebar ditengah era revolusi industri. Bahkan di era new normal saat ini," ujar Imade.

Menurutnya, revolusi industri membawa sektor pertanian bertransformasi. Yakni dari pola pertanian tradisional menjadi pola pertanian modern yang menjanjikan peningkatan produktivitas, efisiensi dan keberlanjutan proses produksi pangan. 

Lebih lanjut, new normal era mendorong terjadinya peningkatan pemasaran sektor pertanian secara online. Hal ini memberikan peluang baru bagi lulusan agribisnis.

Menurutnya, UPB sebagai lembaga pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat telah menghadirkan prodi baru. Tujuannya untuk mencetak generasi milenial yang unggul, kompetitif dalam bidang agribisnis. 

"Diharapkan dapat memberikan kontribusi aktif untuk menghadapi tantangan dibidang agribinis yang muncul serta memberikan solusi yang akurat dan presisi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh bidang agribisnis," pungkasnya.

Webinar itu juga menghadirkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen Tri Haryono, Rektor UPB Dr Gunarso Wiwoho SE MM. 

Sejumlah narasumber dihadirkan, yaitu Devry Noor Astanto dari PT Djarum sebagai narasumber 1, Imade Yoga Prasada SP MSc narasumber 2. Sedangkan sebagai moderator Larasati Puspita Saridewi SP MP.

Kepala Distapang Tri Haryono dalam paparannya menyampaikan bahwa potensi agribisnis sangat besar. Potensi tersebut diantaranya sebagai penyumbang PDB tertinggi, menyerap tenaga kerja terbesar, penyediaan pangan masyarakat. 

Selain itu, lanjut dia, agribisnis umumnya sebagai sumber daya utama industri, berpengaruh besar pada sektor lain. Baik secara langsung maupun tidak langsung serta teknologi agribisnis sangat fleksibel.

"Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam pengembangan agribisnis bahkan dimungkinkan akan menjadi leading sector dalam pembangunan nasional," paparnya.

Devry Noor Astanto narasumber dari PT Djarum menyampaikan bahwa sektor pertanian membutuhkan tenaga kerja yang sangat besar. Baik dari perusahan-perusahaan seperti PT Djarum yang sudah mempekerjakan 50.000 karyawan maupun industri bidang agribisnis lainnya.

Devry mengatakan banyak industri sangat bergantung dari bahan baku yang melibatkan banyak orang dan rantai distribusi panjang.  

"Dari hulu hingga hilir baik dari petani sebagi penghasil bahan baku utama yang nantinya akan diproses, diolah dan dipasarkan oleh badan usaha atau perusahaan sehingga dapat menghasilkan produk produk olahan," tandasnya.

Kegiatan webinar diikuti oleh ratusan peserta. Mulai dari pelajar, umum maupun wiraswasta. Kegiatan ini ditutup dengan tanya jawab antara peserta dan narasumber.(*)

Powered by Blogger.