Darurat, BOR Covid-19 di Kebumen Kian Menipis

Ketersedian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Kebumen Kian Menipis

Darurat, BOR Covid-19 di Kebumen Kian Menipis
Bupati Arif Sugiyanto memeriksa ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19
INI Kebumen, KEBUMEN - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen melaporkan tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) pasien Covid-19 berada diangkat 76,25 persen. Angka tersebut berdasarkan laporan pada Jumat, 9 Juli 2021.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto meninjau kondisi penanganan pasien Covid-19 di RSUD Prembun dan RSUD dr Soedirman Kebumen, Kamis, 8 Juli 2021.

Menurut Arif, di RSUD Prembun ada 74 pasien Covid-19 dan ruang perawatan sudah mau penuh. 

"Karena tempat tidur untuk pasien Covid-19 ini hanya tersisa 2. Jadi semakin menipis," ujar Bupati.

Beberapa langkah pun akan dilakukan dengan menambah lagi ketersedian tempat tidur sebanyak 20 kasur. 

"Kendalanya di sini memang Nakes kita terbatas seiring tambahnya pasien Covid-19, bahkan 35 Nakes kita tengah menjalankan isolasi mandiri atau Isoman," tuturnya.

Demikian juga di RSUD Soedirman, ketersedian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di sana juga kian menipis. Dari total 163 tempat tidur, kini yang sudah terpakai sebanyak 149. Hanya tersisa 14 tempat tidur. "Jadi ini sudah sangat kecil," jelas Bupati.

Bupati sudah meminta adanya penambahan tempat tidur minimal 36 tempat tidur, dan juga penambahan ruang ICU. Sama halnya dengan RSUD Prembun, kendala yang dihadapi di RSUD Soedirman, yakni keterbatasan Nakes.

"Rumah sakit lain juga sama banyak yang hampir penuh, kaya di PKU Gombong, Sruweng, Purwogondo mereka menambah dengan tenda-tenda, Permata Medika juga sama sudah ada 16 pasien yang digeser ke rumah sakit lain karena sudah penuh," ucapnya.

Untuk ketersedian oksigen, Bupati memastikan semua cukup. Ia hanya meminta kepada masyarakat untuk pandai-pandai menjaga diri, dengan selalu menjaga prokes, tetap di rumah, jangan keluar kalau tidak ada sesuatu hal yang penting.(*)

Powered by Blogger.