Belum Lima Kali Berturut-turut, Kebumen Tak Dapat Plakat WTP

Kebumen 7 Kali Raih WTP, Bupati Minta Prestasi ini Terus Dipertahankan

Belum Lima Kali Berturut-turut, Kebumen Tak Dapat Plakat WTP
Kepala Kantor KPPN Purworejo (berkacamata) saat menyerahkan piagam penghargaan
INI Kebumen KEBUMEN - Kementerian Keuangan memberikan Piagam Penghargaan kepada Pemkab Kebumen atas prestasinya  mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penghargaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2020 itu sebelumnya diumumkan secara virtual pada Mei 2021 lalu.Namun, fisik piagam penghargaan baru diserahkan oleh Kementerian Keuangan melalui KPPN Purworejo.

Piagam penghargaan diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Purworejo Lurensia Firmani, kepada Bupati Arif Sugiyanto,  Ruang Rapat Gedung F Kantor Bupati Kebumen, Jumat, 29 Oktober 2021.

Kepala Kantor KPPN Purworejo, Lurensia Firmani, mengatakan  Kebumen menjadi kabupaten yang bagus dalam pengelolaan keuangan daerah. Ini adalah WTP yang diberikan empat kali secara berturut-turut setelah tahun 2016.

"Ini adalah tahun ke empat dari tahun 2016 lalu. Nah kalau sudah ke lima berturut-turut nanti bisa diberikan plakat. Kebumen memang 7 kali mendapat WTP, tapi sempat jeda. Nah ini sudah empat kali berturut-berturut," jelasnya.

Lurensia menyebut dengan mendapat WTP ini menandakan, Pemkab Kebumen sudah taat aturan, pengawasan internalnya baik, pengungkapan dan evaluasinya sudah cukup baik. 

"Dengan WTP ini menujukan Kebumen Good Governance. Harapannya bisa memberikan dampak kesejahteraan bagi rakyat," kata dia.

Bupati Arif Sugiyanto, menegaskan pihaknya terus berkomitmen mempertahankan capaian prestasi WTP dari tahun ke tahun. 

"Penyampaian penghargaan WTP ini juga merupakan rahmat atas kerja keras dan keseriusan kinerja OPD di Kabupaten Kebumen,” tegasnya.

Bupati meminta penghargaan yang diraih harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja. Terutama dalam perencanaan program pembangunan. Sehingga dari tahun ke tahun Kebumen bisa mempertahankan capaian WTP ini.

“Capaian WTP semoga ini sebagai pemicu agar bekerja lebih baik lagi, tentu tidak cukup hanya itu pasti masih ada kelemahan-kelemahan yang harus diperbaiki ke depannya. Ketelitian dan perencanaan program harus menjadi perhatian semua OPD,” paparnya.

Pada kesempatan itu, juga dipaparkan progres penyerapan APBD Kebumen tahun 2021. Disebutkan bahwa pendapatan anggaran per 22 Oktober 2021 Rp2.741.711.600.000, realisasinya sebesar RP2.142.611.721.173 atau 78,15%.

Adapun belanja anggarannya per 22 Oktober 2021 sebesar Rp2.958.249.909.000, realisasinya sebesar Rp1.859.638.485.738 atau 62,86%. (*)

Powered by Blogger.