Optimalisasi Penggunaan Elpiji 3 Kilogram Pertamina Ajak Pemkab Kebumen Gunakan Elpiji Non Subsidi

www.inikebumen.net - Program konversi minyak tanah ke elpiji berlangsung hampir 10 tahun yang lalu dan hingga saat ini, pemakaian elpiji 3 kilogram masih belum dapat dioptimalkan ketepatan sasarannya.


Optimalisasi Penggunaan Elpiji 3 Kilogram Pertamina Ajak Pemkab Kebumen Gunakan Elpiji Non Subsidi
Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, menerima Brightgas dari
GM Domestik Gas Region IV Jateng Jogja, Ringgas Hutagaol.
Untuk itu, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV mengajak Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk menjadi agen perubahan (change agent) dalam mensosialisasikan penggunaan elpiji non subsidi.  Dalam hal ini produk Bright Gas 5,5 kilogram dalam bentuk kegiatan berupa deklarasi yang ditandatangani langsung oleh Bupati Kabupaten Kebumen, Mohammad Yahya Fuad,  Jumat (18/08/2017) pagi.

Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah PT Pertamina (Persero), Andar Titi Lestari mengatakan sejak konversi 2007 lalu, pemerintah dan Pertamina telah berupaya sebaik mungkin dalam mendistribusikan elpiji 3kilogram kepada khalayak yang tepat. Yaitu masyarakat kurang mampu serta peruntukan untuk rumah tangga dan UMKM.

Salah satu output konkrit agar optimalisasi ketepatan sasaran pengguna elpiji 3 kilogram yang telah dilakukan Pertamina adalah kerjasama dengan Pemkab Kebumen ini.

Salah satu dasar dibentuknya deklarasi oleh Pemerintahan Kabupaten Kebumen adalah Menindaklanjuti Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG.

Terutama kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS)/Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih menggunakan elpiji tabung 3 kilogram.  "Kami himbau untuk beralih menggunakan elpiji non subsidi yang tersedia dalam kemasan 5,5 kilogram dan 12 kilogram," ujar Andar.(*)
Powered by Blogger.