Header Ads

Hebat! Orang Kebumen ini jadi Juri Festival Masakan Khas Aceh

www.inikebumen.net JAKARTA - Ungkapan "Wong Kebumen Pancen Ora baen-baen" (orang Kebumen memang luar biasa), ternyata bukan hanya ungkapan kosong belaka. Salah satu buktinya terlihat saat berlangsung Festival Ratoh Jaroe dan Festival Makanan Khas Aceh di Anjungan Aceh Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu-Minggu, 24-25 November 2018.
Hebat! Orang Kebumen ini jadi Juri Festival Masakan Khas Aceh
Tikno Widodo saat menjadi juri Festival Masakan Khas Aceh di TMII Jakarta
Untuk festival makanan khas Aceh, salah satu dari ketiga jurinya adalah Tikno Widodo, seorang lelaki kelahiran Kebumen, 9 Juni 1955.

Kok bisa? Padahal tema festival masakan khas Aceh yang diikuti 12 SMK di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) itu adalah Mie Aceh. Dari sisi rasa, Mie Aceh sangat jauh berbeda dengan Mie Jawa yang biasa dijual di Kebumen.

Menurut Pelaksana Harian Kepala Anjungan Aceh TMII Cut Putri Alyanur, festival masakan Aceh yang untuk kedua kalinya digelar ini, sekaligus melibatkan Tikno Widodo untuk kedua kalinya juga.

"Kemampuan Tikno Widodo membedakan bumbu yang digunakan dalam masakan hebat," puji Cut Putri.

Penasaran dengan pujian Cut Putri, inikebumen.net menunggu kesempatan untuk bisa berbincang dengan Tikno. Tapi rupanya Tikno segera bergegas meninggalkan lokasi selesai melaksanakan tugasnya. Hanya riwayat hidup Tikno yang sempat didapatkan inikebumen.net dari panitia.

Di dunia kuliner, ternyata Tikno bukan orang sembarangan. Sudah hampir 40 tahun menekuni kuliner, Tikno merupakan pencetus Sop Buntut Borobudor saat bekerja di Hotel Borobudor Intercontinental, Jakarta (1979-1995).

Berikutnya bekerja sebagai Chef de Partie pada Hotel Park Royal/Raddin Ancol (1996-1998), Jakarta International Club (1998-2003), Circle Resto (2003-2005) dan Cheff Hotel Sahid Jaya Lippo Cikarang (2006-2014). Sejak 2008 hingga sekarang, Tikno menjadi Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hotel dan Restoran untuk Food and Beverage Product.

Tikno juga pernah memenangkan beberapa kali lomba, antara lain pada Indonesian Salon Culinaire dengan meraih medali perak (1997), emas (2007) dan perunggu (2009). Lomba lain yang pernah dimenangkannya adalah Indonesian Festival di Al Manamah, Bahrain (1983) dan Indonesian Festival di Dubai, Uni Emirat Arab (1994).(*)

Powered by Blogger.