Header Ads

Pagelaran Seni Budaya SMK Basasa Kebumen Suguhkan Kreasi Seni Siswa

www.inikebumen.net KEBUMEN - Pagelaran Seni Budaya SMK Batik Sakti 1 (Basasa) Kebumen diselenggarakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 12-13 Desember 2018, usai Penilaian Akhir Semester (PAS).
Pagelaran Seni Budaya SMK Basasa Kebumen Suguhkan Kreasi Seni Siswa
Salah satu penampilan siswa SMK Batik Sakti 1 Kebumen cuku apik pada Pagelaran Seni Budaya di sekolah setempat, Kamis, 13 Desember 2018.
Menurut Kepala SMK Batik Sakti 1, Drs HM Rhosidi,  kegiatan itu merupakan salah satu bentuk aplikasi kurikulum mata pelajaran seni budaya. "Selain itu juga sebagai sarana menggali bakat seni siswa," jelasnya.

Ditambahkan oleh guru pembina seni budaya Charis Mun'im, bahwa pagelaran sudah secara rutin diadakan setiap tahun bagi siswa kelas XII sejak tahun 2015.

"Jadi tahun ini sudah untuk yang keempat kalinya. Pagelaran mengangkat tema Jangan Blereng Budaya Gaess," terang Charis.

Dijelaskan Charis, tema itu diangkat agar siswa tidak salah arus dalam mengikuti arus kebudayaan masa kini. Menurut penilaiannya siswa-siswa sangat total dalam mempersiapkan pertunjukan masing-masing, sehingga perlu diapresiasi.

"Pagelaran memadukan berbagai bentuk seni dari teater, tari tradisi, tari modern sampai musim tek-tek," lanjut Charis.

Selama dua hari, siswa-siswi kelas XII yang terdiri dari 9 kelas bergiliran menampilkan kreasi seninya di panggung halaman SMK Batik Sakti 1. Terpilih sebagai penyaji terbaik kelas XII Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) 2 yang menggelar cerita Roro Jonggrang.

Kelas XII Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) 1 menjadi terbaik kedua dengan cerita Friendly or Weak dan XII AKL 2 sebagai penyaji terbaik ketiga melalui lakon Legenda Kawah Si Kidang.

Kelas XII AKL 1 juga mendapatkan penghargaan untuk tari terbaik melalui Tari Dayakan dan aktor terbaik untuk Diana Setyowati.

Kelas XII Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) 1 mendapat penghargaan musik terbaik melalui aransemen Anoman Kobong yang mengiringi pementasan cerita Ramayana Shinta.

Ketua OSIS SMK Batik Sakti 1, Tri Lestari, menilai kegiatan tersebut bisa memberikan wawasan seni budaya yang selama ini belum diketahui siswa pada umumnya.

"Penampilannya juga sangat menghibur sehingga mampu menyegarkan pikiran usai berpacu dalam Penilaian Akhir Semester," katanya usai acara.(*)
Powered by Blogger.