DPRD Kebumen Dukung Penuh Pembentukan MPP

www.inikebumen.net KEBUMEN - Rencana Wakil Bupati Kebumen yang akan membuat Mal Pelayanan Publik (MPP) di Gedung Juang 45 mendapat dukungan penuh dari DPRD Kebumen. Hal itu lantaran inovasi pelayanan baru itu diyakini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Kebumen. 
DPRD Kebumen Dukung Penuh Pembentukan MPP
Ketua Bapem Perda DPRD Kebumen, Muhsinun, saat memimpin rapat.
Untuk mendukung MPP, DPRD Kebumen mengajukan raperda inisiatif tentang penyelenggaraan pelayanan publik. Bahkan, raperda inisiatif Komisi A ini akan disampaikan pada Rapat Paripurna, Kamis, 17 Januari 2019.

Ketua Bapem Perda DPRD Kebumen, Muhsinun, mendukung penuh inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Kebumen tersebut. Oleh karenanya, DPRD langsung membahas Raperda Pelayanan Publik. "Lebih tepatnya sedang kita dikaji di Bapemperda," kata politisi muda PKB ini.

Dengan adanya MPP, dia berharap pelayanan di satu tempat akan tercapai pelayanan yang prima. "Ini inovasi yang bagus, semoga saja akan tercapai pelayanan publik yang prima, excelent servis," imbuhnya.

MPP bakal segera dimiliki Kabupaten Kebumen. Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, menargetkan pada 2019 ini sudah dapat melayani masyarakat.
Rencananya layanan untuk mempermudah pengurusan dokumen atau pelayanan perizinan dalam satu tempat ini akan menempati Gedung Juang 45 di Jalan Indrakila Kebumen.

"Semua pengurusan dokumen nantinya dapat dilakukan di satu tempat. Warga tidak perlu ke berbagai instansi untuk mengurus satu keperluan, semuanya cukup di sini. Kami tidak mau mendengar ada masyarakat mengeluh karena kesulitan mendapat pelayanan," terang Yazid Mahfudz.

Semua jenis layanan akan dilayani di MPP. Diantaranya, mengurus dokumen kependudukan (KTP, KK, Akte Kelahiran dll), mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM), BPJS, pajak, Perbankan, serta pelayanan lainnya.

Wakil Bupati berharap, dengan adanya MPP akan mampu mempercepat dan menyederhanakan layanan perizinan kepada masyarakat. Bila layanan bisa cepat dan sederhana maka manfaatnya lebih cepat dirasakan masyarakat.

Selain itu dengan layanan yang terintegrasi di Mal ini maka jumlah masyarakat yang dilayani lebih banyak. Wakil Bupati meyakini dengan inovasi itu pelayanan akan semakin baik ke depannya. "Inovasi ini yang terintegrasi satu atap ini juga bisa bebas praktik korupsi," tegasnya.(*)
Powered by Blogger.