Header Ads

262 Calon Tamtama TNI AD Digembleng di Secata Gombong

262 Calon Tamtama TNI AD Digembleng di Secata Gombong
Danrindam IV Diponegoro Kolonel Inf Amrin Ibrahim, menyematkan tanda siswa kepada salah satu calon prajurit siswa.
www.inikebumen.net GOMBONG - Sebanyak 262 calon prajurit tamtama TNI AD secara resmi digembleng pendidikan militer di Sekolah Calon Tamtama (Secata) A Rindam IV Diponegoro, Gombong.

Upacara Pembukaan Pendidikan Pertama Secata (Dikmata) TNI  AD  Gelombang I Tahun Anggaran 2019 digelar Lapangan Candradimuka Dodik Secata Gombong, Senin, 22 April 2019.

Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) IV Diponegoro, Kolonel Inf Amrin Ibrahim, hadir sebagai inspektur upacara sekaligus membuka secara resmi pendidikan tersebut.

Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda siswa oleh Danrindam kepada salah satu perwakilan prajurit siswa. Upacara dihadiri sejumlah pejabat dari Kodam IV Diponegoro, Anggota Forkompinda Kebumen, dan Muspika Kecamatan Gombong.

Danrindam IV Diponegoro Kolonel Inf Amrin Ibrahim, saat membacakan amanat Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochammad Effendi mengatakan, prajurit siswa harus segera bersikap sebagai seorang prajurit dan meninggalkan kebiasaannya sebagai warga sipil. Prajurit siswa harus memanfaatkan waktu untuk belajar dan berlatih.

"Jaga kondisi fisik dan kesehatan kalian, ikuti semua kegiatan dengan penuh rasa gembira dan ikhlas, niscaya semua akan terasa ringan," tegasnya.

“Ingat keluarga kalian juga mempunyai harapan yang besar agar kalian semua berhasil dan sukses melalui pendidikan ini sehingga menjadi Prajurit TNI AD yang membanggakan keluarga, bangsa dan negara,” sambungnya.

Para prajurit siswa merupakan peserta yang lolos seleksi penjaringan dari tiap-tiap panitia daerah dan seleksi di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Usai mengikuti upacara, para prajurit siswa mendapatkan pengarahan dari Danrindam mengenai pendidikan militer. Pada tahap I para prajurit siswa itu akan digembleng dengan pendidikan kemiliteran selama lima bulan. Kemudian, tahap II mereka melanjutkan pendidikan selama tiga bulan di seluruh kecabangan.

Selain kemampuan di bidang militer, mental mereka juga digembleng agar memiliki karakter dari masyarakat sipil menjadi seorang prajurit TNI.(*)
Powered by Blogger.