Pemkab Kebumen Resmi Bentuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa

Pemkab Kebumen Resmi Bentuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyalami pejabat yang baru saja dilantik.
www.inikebumen.net KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen resmi membentuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Instansi baru ini khusus menangani pengadaan barang dan jasa menggantikan Unit Layanan Pengadaan yang selama ini berada dibawah naungan Bagian Pembangunan.

Dengan adanya Bagian Pengadaan dan Jasa ini, maka jumlah bagian di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kebumen bertambah menjadi sembilan. Yakni, Bagian Humas, Bagian Umum, Bagian Kesra, Bagian Organisasi, Bagian Pemerintahan, Bagian Perekonomian, Bagian Hukum, Bagian Pembangunan, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Sama seperti bagian lainnya, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa juga dipimpin oleh pejabat struktural eselon III.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengangkat Joni Hernawan sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa tesebut. Joni sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Pembangunan. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan bersamaan dengan pelantikan 78 pejabat struktural lainnya di Pendopo Rumdin Bupati, Senin pagi, 13 Mei 2019.

Bagian Pengadaan Barang dan Jasa membawahi tiga Kasubbag. Yakni Kasubbag Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa yang dijabat oleh Jamal Darwanto, Kasubbag Pembinaan dan Advokasi Pengadaan Barang/Jasa Khasanah Zakki dan Kasubbag Perencanaan Pengendalian Evaluasi dan Pelaporan Arifiawan Maretyadi.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz,menjelaskan pembentukan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa merupakan amanat dari Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

"Ini bagian dari reformasi birokrasi. Sehingga mulai tahun ini kita pisahkan antara Bagian Pemerintahan dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa," ujar Yazid Mahfudz, didampingi Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, di Pendopo Rumdin Bupati.

Ia menambahkan, dengan bagian tersendiri proses lelang di lingkungan Pemkab Kebumen akan lebih efektif dan efisien. Hal ini lantaran, seluruh staf pengadaan berada dalam satu bagian. "Berbeda dengan sebelumnya yang campuran dari mana saja, nah kita satukan sekarang," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.