Pesta Rakyat "Tenongan" Bakal Meriahkan Puncak Hari Jadi ke-390 Kabupaten Kebumen

Pada sorenya akan digelar jamasan pusaka yang selama ini disimpan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen. Setelah dijamas, pusaka akan dikirab keliling Alun-alun Kebumen.
Pesta Rakyat "Tenongan" Bakal Meriahkan Puncak Hari Jadi ke-390 Kabupaten Kebumen
Busana adat Kebumen akan diluncurkan pada 21 Agustus 2019
www.inikebumen.net KEBUMEN - Puncak peringatan Hari Jadi ke-390 Kabupaten Kebumen akan dimeriahkan dengan Pesta Rakyat "Tenongan" di Alun-alun Kebumen, Rabu, 21 Agustus 2019. Tenongan tersebut merupakan persembahan dari OPD, Kecamatan dan 460 desa/kelurahan se- Kabupaten Kebumen.

"Acara ini terbuka untuk umum, masyarakat akan disuguhi makanan tradisional gratis," kata Kabag Humas Setda Kebumen Budhi Suwanto di Gedung Press Center Kebumen, Selasa, 20 Agustus 2019.

Budhi Suwanto menjelaskan, acara diawali dengan upacara Pengetan Ambal Warsa Kaping 390 Kabupaten Kebumen yang digelar di Alun-alun Kebumen. Yang unik, pada upacara ini dilakukan dengan adat jawa dan diiringi gamelan.

"Upacara tahun ini adalah Upacara Hari Jadi pertama yang diselenggarakan pada bulan Agustus setelah perubahan hari jadi Kabupaten Kebumen," ujarnya.

Pada kesempatan itu juga akan dilaunching pakaian adat Kebumen yang akan dilakukan oleh Bupati Yazid Mahfudz.

Selain itu, seluruh pesertanya juga mengenakan pakaian adat Kebumen. "Setelah itu akan ada penyerahan penghargaan tingkat Nasional dan Provinsi yang diterima oleh Kabupaten Kebumen," ujarnya.

Setelah upacara akan dilanjutkan dengan parade cepetan. Kemudian, pada sorenya akan digelar jamasan pusaka yang selama ini disimpan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen itu akan dipimpin oleh R Ng Arif Priyantoro Diprojo dan M Ng Hargo Yohanes Rekso Budoyo. Setelah dijamas, pusaka akan dikirab keliling Alun-alun Kebumen.

"Jamasan pusaka ini merupakan yang pertama kali," imbuhnya.

Cikal bakal berdirinya Kabupaten Kebumen tak terpisahkan dari sosok Ki Ageng Brodonolo. Yakni dari peristiwa Ki Ageng Bodronolo yang membantu penyediaan dan perbekalan pasukan Sultan Agung dalam menyerang Batavia. Peristiwa ini dianggap penting yang bisa dijadikan sebagai teladan.

Dirunut dalam data kesejarahan, peristiwa penyerangan Sultan Agung tersebut terjadi dua kali, yaitu pada tahun 1628 dan 1629. Secara lebih spesifik, peran logistik lebih menonjol pada penyerangan Sultan Agung yang kedua.

Dalam data kesejarahan, penyerangan Sultan Agung ke Batavia dimulai pada 21 Agustus 1629. Dua peristiwa tersebut dipandang tepat sebagai momentum berdirinya Kebumen.

Hingga akhirnya Ki Bodronolo diangkat sebagai ‘pemimpin’ Panjer pada tahun 1642 oleh Sultan Agung. Panjer pada masa Ki Ageng Bodronolo telah memenuhi kriteria adanya pemimpin, wilayah, sistem, rakyat, yaitu nilai-nilai yang diperjuangkan serta sejarah bersama.

Hari Jadi Kabupaten Kebumen berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2018 tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen yang semula 1 Januari 1936 kini diubah menjadi 21 Agustus 1629. Maka terhitung mulai 21 Agustus 2019 Kabupaten Kebumen genap berusia 390 tahun.(*)
Powered by Blogger.