Mantap, TMMD Reguler ke-106 Bakal Digelar di Kebumen

TMMD Reguler di Padureso rencanaya akan dibuka oleh Aspers Kasad Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto, pada Rabu, 2 Oktober 2019.
Mantap, TMMD Reguler ke-106 Bakal Digelar di Kebumen
Ilustrasi
www.inikebumen.net KEBUMEN - Desa Rahayu Kecamatan Padureso, bakal menjadi lokasi kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-106. Rencananya kegiatan ini akan dibuka oleh Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Darat (Aspers Kasad) Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto, pada Rabu, 2 Oktober 2019.

Dandim 0709 Letkol Inf Zamril Philiang, mengatakan TMMD Reguler akan berlangsung selama satu bulan, yakni mulai 2-30 Oktober 2019. Namun, untuk mengantisipasi kekurangan waktu pihaknya telah melakukan kegiatan Pra TMMD yang dimulai sejak 17 September 2019.

"Karena kegiatan fisiknya cukup banyak, makanya kita lakukan kegiatan Pra TMMD," terang Zamril Philiang, kepada inikebumen, Sabtu, 21 September 2019.

Ada dua kegiatan pada TMMD Reguler. Yakni kegiatan non fisik untuk memberikan bekal pengetahuan tambahan bagi masyarakat dan kegiatan.

Adapun kegiatan fisik yang akan dilakukan, yaitu pembuatan talud sepanjang 425 meter, tinggi 1,30 meter dam lebar 0,30 meter. Kemudian, pembangunan jalan yang menghubungkan antara Desa Rahayu dan Desa Sidototo Kecamatan Padureso sepanjang 673 meter.

Selanjutnya, pembangunan 6 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan rehabilitasi Masjid Baiturrahman desa setempat.

Zamril menambahkan, Kebumen patut berbangga karena terpilih menjadi lokasi TMMD Reguler tahun ini. Sebab, program ini hanya digelar setiap tiga tahun sekali.

Untuk tahun ini di Jawa Tengah hanya empat kabupaten yang menjadi lokasi TMMD Reguler. Yaitu, Cilacap, Jepara, Boyolali dan Kebumen.

Ia menjelaskan, program TMMD ada dua jenis. Yaitu, TMMD Sengkuyung yang hanya ada di Jawa Tengah. Program yang menggunakan anggaran dari APBD Provinsi dan Kabupaten/kota digelar tiga kali dalam setahun.

Sedangkan TMMD Reguler, skalanya adalah nasional dan provinsi. Sehingga program pemerintah pusat dipadukan dengan pemda setempat melalui kegiatan non fisik berupa sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan masyarakat.(*)
Powered by Blogger.