Pendaftar Kode #3 Telah Tembus 4.200 Peserta

www.inikebumen.net KEBUMEN - Sepekan menjelang gelaran Kebumen One Day Enduro ketiga (Kode #3) jumlah peserta yang sudah mendaftar telah mencapai 4.200 orang. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring masih dibukanya pendaftaran oleh panitia hingga 2 Desember mendatang.

Pendaftar Kode #3 Telah Tembus 4.200 Peserta
Hadiah kegiatan Kode #3 dijejer di halaman parkir Hotel Meotel Kebumen
Ketua Panitia Kode #3, Rahmat Hidayat, mengatakan pihaknya menargetkan sedikitnya ada 6.000 peserta mengikuti event kelas nasional tersebut. Yang sudah mendaftar, kata Rahmat, tak hanya dari Kabupaten Kebumen, peserta yang telah mendaftar berasal dari seluruh pelosok Indonesia.

Seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Palembang, Jambi, Bali, Tangerang, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Tengah. Bahkan ada peserta dari Malaysia, Singapura, hingga Vietnam.

"Offroader nasional juga banyak yang sudah mendaftar. Seperti Haji Bustaman dari Aceh, ada juga daru Makasar, Kalimantan. Kemudian dari grup Patriot, yang sudah biasa ikut offroad baik nasional maupun luar negeri," papar Rahmat Hidayat, pada acara Press Conference Kode #3 di Hotel Meotel Kebumen, Kamis, 23 November 2017.

Rahmat menjelaskan, offroad yang akan digelar pada 3 Desember mendatang mengambil star dan finish di kawasan Waduk Sempor. "Namun pada tanggal 2 Desember akan digelar trabas fun, yang jumlah terbatas. Mereka akan menyusuri indahnya wisata alam Kebumen," ujarnya.

Panitia telah menyediakan hadiah menarik pada ajang tersebut, yaitu dua unit mobil Daihatsu Ayla, tiga unit CRF 250 Rally, tiga unit CRF 150 L, tiga unit KLX 150 dan 10 unit motor matic.

Pembina Kode #3 Azam Fatoni, menambahkan panitia juga telah menyediakan sedikitnya 50 home stay untuk menginap peserta. Hal itu lantaran hunian hotel di Kabupaten Kebumen, pada gelaran tersebut diprediksi akan penuh. "Nanti peserta juga akan berhenti di sejumlah spot wisara. Di Curug Sudimoro dan wisata alam Buki Kahyangan di Karanggayam," kata Azam Fatoni.

Para peserta juga bakal disuguhi aneka makanan khas Kebumen, yakni sate ambal dan nasi penggel. "Kalau nantinya ada keuntungan dari penyelenggaraan ini akan diberikan untuk kegiatan sosial," imbuhnya.

Menurutnya, keuntungan dari penyelenggaraan itu akan disumbangkan untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tidak tercover APBD. Serta untuk mendanai kegiatan relawan siaga bencana.(*)
Powered by Blogger.