Triwulan I, Realisasi Penyaluran Bansos Rastra Capai 99,56 Persen

www.inikebumen.net JAKARTA - Pada 2018, Kementerian Sosial akan menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai dan Bantuan Sosial Beras Sejahtera pada 15.50 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 514 kota/kab se-Indonesia.
Triwulan I, Realisasi Penyaluran Bansos Rastra Capai 99,56 Persen
Diskusi antara Pemerintah dengan Media yang mengangkat tema Perkembangan Penyaluran Bansos Pangan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin 14 Mei 2018.
Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Andi ZA Dulung dalam Diskusi antara Pemerintah dengan Media yang mengangkat tema Perkembangan Penyaluran Bansos Pangan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin 14 Mei 2018.

“Perubahan subsidi beras (rastra) menjadi Bansos Rastra memiliki mekanisme yang lebih baik, dengan penyalurannya melalui bank dan KPM bisa membeli bahan pangan yang di inginkan,” kata Andi ZA Dulung.

Dirjen mengungkapkan transformasi rastra menjadi BPNT pada tahun 2018, dilakukan secara bertahap ke seluruh kota dan beberapa kabupaten di Indonesia. Transformasi ini diharapkan membangun kebiasaan masyarakat untuk menabung, mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif dan dari masyarakat bertransaksi tunai menjadi cashless society.

Selain itu, penyaluran bantuan melalui bank juga memberi kemudahan untuk mengontrol dan memantau penyalurannya serta dapat mengurangi penyimpangan.

Ia mengungkapkan berdasarkan data Direktorat Penanganan Fakir Miskin (PFM) menunjukkan realisasi bansos rastra triwulan I tahun 2018 yang naik signifikan sebesar 99,56 persen dibandingkan saat masih menjadi subsidi beras (rastra) di periode yang sama tahun 2017 yang hanya 5,51 persen.

Ia menegaskan, BPNT dan Bansos Rastra ini memiliki kesamaan yaitu tidak adanya biaya tebus yang harus dibayarkan oleh KPM. Target hingga akhir 2018 BPNT diberikan kepada 10.083.910 KPM di 217 kab/kota sebesar Rp 110 ribu /KPM/bulan. Sedangkan target Bansos Rastra disalurkan kepada 5.417.265 KPM di 297 Kab/kota dengan jumlah beras 10/KPM/bulan.

Penerima Bansos Rastra dan BPNT masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT), yang penetapan diputuskan Mei dan November setiap tahunnya.

Dirjen mengungkapkan penyaluran Bansos Pangan terbagi dalam 3 wilayah. Wilayah I meliputi Sumatera dan Jawa Barat sebanyak 182 kota/kab yang ditangani oleh Direktorat Penangan Fakir Miskin (PFM) Perdesaan dengan jumlah dana mencapai Rp 7.374.508.680.000 yang disalurkan pada 5.586.749 KPM.

Kemudian Direktorat PFM Perkotaan sebagai wilayah II meliputi Jakarta, Banten, Jateng, DIY, Kalimantan, Bali, NTT, NTB menangani 151 kota/kab dengan jumlah 5.257.002 KPM dan dana yang disalurkan mencapai Rp 6.939.242.640.000.

Terakhir, wilayah III penanganan bansos pangan oleh Direktorat PFM Pesisir, Pulau-pulau Kecil & Perbatasan Antar Negara melingkupi Jatim, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua sebanyak 182 kota/kab dengan jumlah dana yang disalurkan Rp 6.278.248.680.000 kepada 4.756.249 KPM.

Sedangkan untuk realisasi Rastra triwulan satu 2018 telah mencapai 422.910.570 kilogram dari pagu beras 424.789.890 kilogram atau mencapai 5,51 persen.(*)
Powered by Blogger.