Tak Hanya Taman Bunga, Taman Banyu Langit Suguhkan Terasering Hingga Persinggahan Pangeran Diponegoro

www.inikebumen.net PEJAGOAN - Masuk ke dalam kawasan Geopark Karangsambung Karangbolong, Obyek Wisata Taman Banyu Langit menyuguhkan keindahan alam yang patut dikunjungi. Mulai dari sejumlah situs batuan alam, situs sejarah hingga wisata kuliner khas setempat.
Tak Hanya Taman Bunga, Taman Banyu Langit Suguhkan Terasering Hingga Persinggahan  Pangeran Diponegoro
Sejumlah pengunjung berswafoto di salah satu spot di Taman Banyu Langit
Diresmikan pada 29 Desesmber 2018 lalu, Taman Banyu Langit yang terletak di Dukuh Perkututan Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan ini, menjadi destinasi baru di Kabupaten Kebumen.

Pengelola Taman Banyu Langit, Sadin, menuturkan objek wisata yang ditawarkan merupakan awal konsep ekowisata dan eduwisata. Konsep taman bunga dengan latar belakang sawah terasering dan pegunungan melengkapi keindahan alam desa setempat. Sedikitnya ada tujuh tanaman bunga warna warni ditanam di tempat ini. Seperti tanaman magona, pagoda hingga suring.

Objek Wisata yang dikelola oleh BUMDES Sumber Makmur Desa Peniron itu juga menawarkan sejumlah situs. Seperti situs Watu Jaran, Watu Kembar, Watu Tumpang, Watu Gupit dan Watu Gamblok. Selain itu juga terdapat Pesanggrahan Eyang Astraguna, Goa Jlarang, Kali Pontoh hingga Lembah Watu Pecah.

"Sebagian besar situs geopark. Bahkan di situs Batu Jaran dan Pesanggrahan Eyang Astraguna merupakan tempat bersejarah. Karena tempat ini menjadi salah satu tempat persinggahan Pangeran Diponegoro pada masa perang," terangnya.
Tak Hanya Taman Bunga, Taman Banyu Langit Suguhkan Terasering Hingga Persinggahan  Pangeran Diponegoro
Pengunjung melintas di sekitar papan nama bertuliskan sejumlah fasilitas di Taman Banyu Langit.
Fasilitas lainnya, terdapat tiga wahana kolam air yang dilengkapi dengan perahu bebek. Ada juga sungai berbatuan cadas yang dapat dimanfaatkan untuk mandi anak-anak menjadikan tempat ini cocok untuk liburan keluarga atau muda mudi.

"Nantinya juga rencananya akan ada kafe sawah, yang menyajikan kuliner tradisional seperti nasi tiwul khas Peniron," ujarnya.

Untuk menikmati keindahan alam di Objek Wisata Taman Bunga Banyu Langit, pengunjung cukup merogoh kocek Rp 5.000. Itu sudah termasuk parkir kendaraan.(*)

Powered by Blogger.