Tak Terkalahkan, Kuda Kanaya GT Rebut Juara Pertama Pacuan Kuda Kelas 2000 Meter

Kuda milik Mujiono, warga Desa Karangsari, Kecamatan Kutowinangun ini berhasil menjadi juara laga paling bergengsi Kelas Terbuka 2000 meter. Atas prestasinya, Kanaya GT pun berhasil membawa piala bergilir Bupati Kebumen Cup dan sejumlah uang pembinaan.
Tak Terkalahkan, Kuda Kanaya GT Rebut Juara Pertama Pacuan Kuda Kelas 2000 Meter
Seorang joki memacu kudanya pada lomba pacuan kuda di Lapangan Pacuan Kuda Tegalrejo Desa Ambalresmo Kecamatan Ambal, Rabu, 12 Juni 2019.
www.inikebumen.net AMBAL - Kuda bernama Kanaya GT berhasil menjadi juara pertama lomba pacuan kuda di Lapangan Pacuan Kuda Tegalrejo Desa Ambalresmo Kecamatan Ambal, Rabu, 12 Juni 2019.

Kuda milik Mujiono, warga Desa Karangsari, Kecamatan Kutowinangun ini berhasil menjadi juara laga paling bergengsi Kelas Terbuka 2000 meter.

Atas prestasinya, Kanaya GT pun berhasil membawa piala bergilir Bupati Kebumen Cup dan sejumlah uang pembinaan. Kemenangan ini merupakan yang kedua kalinya setelah tahun lalu memenangkan ajang yang sama.

Kemudian, juara kedua diraih oleh kuda bernama P Meteor milik Andri, warga Kutowinangun. Sedangkan, juara ketiga kuda King Roda Gila milik Dr Sutarto, warga Kutoarjo, Purworejo.

Hadir pada laga final itu Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporawisata) Kebumen Azam Fatoni, Kepala Dinas Pendidikan Moh Amirudin, Kepala Bapenda Aden Andri Susilo, serta sejumlah pejabat lainnya. Selain itu, hadir anggota DPRD Kebumen Bambang Paryono dan Purwanto.

"Lomba ini rutin dilakukan setiap libur Lebaran. Untuk tahun ini, lomba dilakukan selama empat hari mulai Minggu, 9 Juni 2019  sampai Rabu, 12 Juni 2019," ujar Ketua Panitia, Sodikul Anwar, disela-sela acara.

Adapun kelas yang dilombakan diantaranya Kelas A Sprint, Kelas Terbuka 2000, Kelas B, Kelas C Panjang dan Kelas C Sprint. Selain itu juga Kelas D Utama, Kelas D Madya, Kelas E, Kelas F, Kelas G, Kelas H, Kelas I dan Kelas J. Kemudian, Kelas Lokal A dan B, Kelas Lokal Tradisional A dan B, Kelas Calon Derbi (kuda muda), Kelas Pemula Perdana Kecil dan Besar.

Seperti pada musim libur Lebaran tahun sebelumnya, lomba pacuan kuda tahun ini ada ribuan warga memadati lapangan Desa Ambalresmi untuk menyaksikan lomba kelas nasional itu.

Lomba yang diikuti 127 ekor kuda itu menjadi sarana rekreasi keluarga yang menarik. Anak-anak hingga orang dewasa berkumpul menyaksikan pacuan kuda yang diikuti peserta dari berbagai wilayah, seperti Tasik, Bandung, Garut, Sumedang, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Dalam sambuatnnya, Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyampaikan lomba pacuan kuda menambah pilihan hiburan bagi masyarakat.

Sedangkan bagi para joki, lomba pacuan kuda akan semakin dapat ditumbuhkan sikap kedisiplinan, sportifitas dan ketrampilan dalam mengendalikan kuda pacuan. Sehingga akan meningkatkan ketrampilannya.(*)
Powered by Blogger.