STIS Kebumen Peringati Haul ke-15 Pendiri YKU Al Mutazam

YKU Al Multazam saat awal dirintis almarhum baru fokus mengadakan bimbingan haji. 

STIS Kebumen Peringati Haul ke-15 Pendiri YKU Al Mutazam
Pj Ketua STIS Kebumen Teguh Rokhmani memberikan sambutan pada acara Haul ke-15 KH Drs Zuhri Effendi, MA.
INI Kebumen AMBAL - Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Kebumen memperingati haul ke-15 KH Drs Zuhri Effendi, MA pada Sabtu, 16 Oktober 2021 di Desa Surobayan, Kecamatan Ambal.

KH Drs Zuhri Effendi, MA merupakan pendiri Yayasan Kesejahteraan Ummat (YKU) Al Mutazam yang menaungi keberadaan STIS Kebumen.

"Sayangnya, sebelum STIS Kebumen resmi berdiri, KH Drs Zuhri Effendi, MA meninggal dunia," jelas Pj Ketua STIS Dr. Teguh Rokhmani, MM dalam sambutannya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Teguh, selang setahun sepeninggal KH Zuhri, tepatnya pada 17 Desember 2007 baru STIS resmi berdiri. Peringatan haul tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-14 STIS Kebumen.

Terkait perkembangan STIS saat ini dijelaskan Teguh, jumlah mahasiswanya sekitar 200 orang dengan dosen tetap 12 orang, dosen tidak tetap 10 orang, dosen luar biasa 10 orang, ditambah tenaga pengajar 6 orang.

"STIS Kebumen sudah menerima wakaf tanah di Dukuh Krajan, Desa Sidomukti, Kecamatan Ambal. Rencananya di lokasi tersebut akan dikembangkan kampus Ma'had Jami'ah STIS Kebumen," tambah Teguh.

Acara haul juga dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut, Sekretaris YKU Al Multazam Ediyanto SPdI, MPdI, dan ketua panitia Hadi Nuryanto, S.HI., MPd.

Dalam kesempatan terpisah, salah seorang keponakan KH Zuhri, Yuniati Zainul Khasanah, menjelaskan almarhum pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Kebumen di masa orde baru.

"YKU Al Multazam saat awal dirintis almarhum baru fokus mengadakan bimbingan haji. Kegiatan perkuliahan waktu itu masih menginduk ke STAI Al Aqidah Jakarta," katanya.

Ditambahkan Yuni, KH Zuhri juga pernah menjadi calon bupati dalam Pemilihan Bupati Kebumen tahun 2005. Pemilihan bupati pertama yang dilaksanakan secara langsung.

"Saat itu beliau diusung oleh koalisi Partai Demokrat dan PAN," pungkas Yuni.(*)

Powered by Blogger.