RSDS Kebumen Gelar Sunatan Massal Gratis Hingga Operasi Katarak di Pesantren

Bupati menginginkan agar layanan kesehatan rumah sakit yang ada di Kebumen juga menyasar ke pondok-pondok pesantren.

RSDS Kebumen Gelar Sunatan Massal Gratis Hingga Operasi Katarak  di Pesantren
Sunatan massal meriahkan acara sociomedis RSDS Kebumen.
INI Kebumen KEBUMEN - RSUD Dr Soedirman (RSDS) Kebumen menggelar acara sociomedis atau bakti sosial di Pondok Pesantren Tathmainul Qulub Tamansari, Kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen, Rabu, 24 November 2021.

Berbagai kegiatan dilakukan, yaitu sunatan massal diikuti 50 peserta, pengobatan umum 150 peserta dann operasi katarak untuk 20 orang. 

Direktur RSDS Kebumen, Widodo Suprihantoro, mengatakan kegiatan ini merupakan tanggung jawab sosial rumah sakit Corporate Social Responsibility (CSR). Dimana pihak rumah sakit berkewajiban memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

"Ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun kita lakukan dengan memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat," kata Widodo, disela-sela acara. 

Menurutnya, kegiatan seperti ini sudah dilakukan di sejumlah tempat. Belum lama ini digelar di Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong.

"Kalau untuk katarak hari ini hanya pemeriksaan biasa, oprasinya akan dilaksanakan pada Sabtu besok," tuturnya.

Acara tersebut dihadiri Asisten 1 Sekda Kebumen Edi Rianto dan Asisten 3 Sekda Kebumen Amin Rahmanurrasjid.

Bupati Arif Sugiyanto dalam sambutan tertulis yang dibacakan Amin Rahmanurrasjid, menyampaikan sociomedis dihadirkan di Pondok Pesantren, sebagai bentuk implementasi dari Program Bupati. Yakni Sibusah (Santri Sehat dan Berkah). 

Bupati menginginkan agar layanan kesehatan rumah sakit yang ada di Kebumen juga menyasar ke pondok-pondok pesantren.

"Jadi ini merupakan bagian dari program implementasi dari Sibusah. Kita ingin rumah sakit yang ada di Kebumen melalui SCR-nya bisa datang ke pondok pesantren memberikan pelayanan kesehatan untuk para santri. Sehingga tidak ada lagi kesan kehidupan santri di Ponpes ini kurang sehat," kata Amin.(*)

Powered by Blogger.