Puskesmas Alian Dibangun Pakai Anggaran DBHCHT Rp6,2 Miliar, Ini Fasilitasnya - ini kebumen | Media Rujukan Kebumen

Puskesmas Alian Dibangun Pakai Anggaran DBHCHT Rp6,2 Miliar, Ini Fasilitasnya

Puskesmas Alian Dibangun Pakai Anggaran DBHCHT Rp6,2 Miliar, Ini Fasilitasnya
 Ruang grawat inap Puskesmas Alian, Kebumen.

INIKEBUMEN.net - Pemkab Kebumen telah menyelesaikan pembangunan Puskesmas Alian pada akhir 2023. Kemudian dilakukan peresmian oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Senin, 8 Januari 2024.

Gedung Puskesmas Alian dibangung dengan anggaran Rp6,2 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Kepala Puskesmas Alian, Brantas Prayoga mengatakan selain jadi lebih luas, gedung Puskesmas yang baru ini jenis fasilitas puskesmas bertambah.

"Dulu hanya satu lantai sekarang jadi dua lantai, area parkir juga semakin luas. Gedung rawat inapnya sekarang sudah terpisah, bertambah menjadi 10 kamar inap, dan empat kamar persalinan," terangnya.

Dengan begitu, lanjutnya, jenis pelayanan di Puskemas Alian juga semakin bertambah. Masyarakat semakin nyaman, karena area puskemas lebih luas.

Ia menuturkan beberapa pelayanan yang ada di Puskemas Alian, yakni pemeriksaan dokter umum, rawat inap, ada pelayanan  Gigi, USG dan rekam jantung atau EKG.

"Puskesmas yang ada EKG kebetulan baru ada dua, yakni Alian dan Puskesmas Karangsambung," tuturnya.

Adapun untuk inovasi, pihaknya menyediakan layanan kritik dan saran secara langsung. Kemudian melakukan screening kepada para calon pengantin secara ketat, untuk mencegah terjadinya stunting.

"Sasaran balita kita paling besar di Kebumen, jadi perlu upaya serius dalam mencegah terjadinya stunting di sini," kata dia.

Menurut Bupati Arif Sugiyanto, pembangunan Puskesmas menjadi prioritas, karena masyarakat punya hak dasar untuk mendapat pelayanan kesehatan dari pemerintah.

Untuk itu, infrastruktur kesehatan harus dibangun yang representatif  dengan  fasilitas yang memadai.

"Pemerintah terus berupaya melakukan pembangunan dan sarana fisik mulai dari pembangunan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur yang merupakan komitmen bersama agar pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat bisa semakin merata,” katanya.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan, agar gedung baru bisa meningkatkan semangat dan inovatif dalam mengajak masyarakat setempat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Dirinya pun berharap, bangunan Puskesmas yang nyaman dan memiliki fungsi optimal, mampu mengubah paradigma pengelolaan kesehatan dari paradigma sakit ke paradigma sehat.

"Kami ingin Puskesmas menjadi malk orang sehat. Jadi orang ke Puskesmas bukan hanya pas sakit, tapi juga ketika sehat agar terus sehat," ucapnya.

Selain itu, Bupati juga berharap, kedepan Puskesmas akan jadi tempat pelayanan pertama bagi masyarakat yang sakit. Sehingga tidak langsung ke rumah sakit umum, karena fasilitas dan pelayanan di Puskesmas sudah semakin baik.

"Pemerintah tentu berkomitmen meningkatkan kesehatan dan membangun sumber daya manusia yang baik. Berhasilnya pembangunan kesehatan tidak lain berawal dari sinergi Pemerintah dengan masyarakat," pungkasnya.

***

Powered by Blogger.
}); })(jQuery); //]]>