Keren! Dalam Waktu Bersamaan, Sedulur Kebumen Berhasil Pugar Dua Rumah

www.inikebumen.net KEBUMEN - Dalam waktu hampir bersamaan Komunitas Sedulur Kebumen berhasil memugar dua rumah tidak layak huni (RTLH). Yakni rumah milik Mustanginah warga Desa Banjarwinangun, Kecamatan Petanahan. Rumah kedua, milik Sainah, warga Desa Wetonwetan, Kecamatan Puring. Kedua rumah tersebut telah diserahterimakan kepada pemiliknya, Senin, 5 Februari 2019. 
Keren! Dalam Waktu Bersamaan, Sedulur Kebumen Berhasil Pugar Dua Rumah
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, bersama Mustanginah membuka pintu rumah yang berhasi diperbaiki Komunitas Sedulur Kebumen.
Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, menjelaskan rumah Mustanginah dipugar karena tidak layak huni. Sedangkan , cucunya Dina Saputri (8), menderita tumor meningocele dibagian wajahnya.

Tak hanya itu, Dina juga hidup dalam keluarga yang penuh permasalahan sosial. Ibunya Nurlena tak memiliki pekerjaan dan saat ini harus mengasuh adik Dina, Bintang Muhamad Akbar yang masih berusia  balita.

Praktis, Dina hanya bersama sang nenek yakni Mustanginah (75) yang bekerja menganyam tudung sebagai tulang punggung keluarga. Sementara kakak Dina, Deni Pranoto tidak diketahui keberadaannya. Sedangkan, pamannya mengalami gangguan kejiwaan.

Beruntung, Dina Saputri, telah dioperasi tahap pertama Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta. "Tak hanya soal pengobatan Dina Saputri, kami telah sepakat untuk merenovasi rumah Ibu Mustanginah," kata Zamril.

BACA JUGA:
> Bantu Penderita Tumor Meningocele, Sedulur Kebumen Berhasil Galang Dana Rp 25 Juta
> Sedulur Kebumen Buka Donasi untuk Penderita Tumor Meningocele
> Dina, Penderita Tumor Asal Petanahan Menjalani Operasi di RSGS Jakarta


Kemudian, rumah kedua, milik Sainah, warga Desa Wetonwetan, Kecamatan Puring. Nenek 84 tahun, yang tinggal di  Dukuh Karangpucung RT 001 RW 03, dibangunkan rumah baru karena tinggal sebatangkara dan kondisinya sangat mengenaskan. Hanya dalam waktu sepekan rumahnya pun selesai dibangun.
Keren! Dalam Waktu Bersamaan, Sedulur Kebumen Berhasil Pugar Dua Rumah
Komunitas Sedulur Kebumen saat menyerahkan rumah yang telah selesai diperbaiki kepada Nenek Sainah, warga Desa Wetonwetan, Kecamatan Puring.
Bupati secara khusus mengapresiasi Komunitas Sedulur Kebumen yang sangat peduli terhadap kondisi Kabupaten Kebumen. Salah satunya melalui program bedah rumah. Bahkan hingga awal 2019 ini sudah berhasil memperbaiki sembilan rumah warga tidak layak huni.

"Kita senang dan berharap komunitas ini senantiasa menebar manfaat. Apalagi anggotanya dari berbagai latar belakang. Keberagamaan ini semoga bisa memberi banyak energi positif," ungkapnya.

BACA JUGA:
> Tinggal Sebatangkara, Nenek Lansia di Puring ini Butuh Bantuan 
> Rumah Nenek Sebatangkara di Puring Bakal Diperbaiki


Ia berharap, Komunitas Sedulur Kebumen terus aktif mendukung pembangunan di Kabupaten Kebumen. Termasuk dalam mengembangkan kepedulian terhadap sesama.

Hadir bersama Bupati, Wakil Ketua DPRD Kebumen Miftahul Ulum, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede, Koordinator Bedah Rumah Sedulur Kebumen Sugeng Budiawan. Kepala Dinas Perkim LH Kebumen Edi Rianto, Kepala Dinas Kesehatan Y Rini Kristiani, Kepala Dinas Sosial dan PPKB Dwi Budi Satrio, serta sejumlah anggota Komunitas Sedulur Kebumen.(*)
Powered by Blogger.