Panik Diteriaki Maling, Sepeda Motor Milik Pencuri Dibakar Massa - ini kebumen | Media Rujukan Kebumen

Panik Diteriaki Maling, Sepeda Motor Milik Pencuri Dibakar Massa

www.inikebumen.net KUTOWINANGUN - Lagi-lagi ada pencuri yang apes. Diduga akan mencuri di rumah warga di Desa Korowelang, Kecamatan Kutowinangun, seorang pencuri gagal karena keburu diketahui pemilik rumah. Panik digeruduk warga, sang maling pun lari tunggang langgang meninggalkan sepeda motornya yang kemudian dibakar massa. Kasus ini masih ditangani Polsek Kutowinangun, untuk mengetahui siapa pemilik sepeda motor jenis bebek tersebut.

Panik Diteriaki Maling, Sepeda Motor Milik Pencuri Dibakar Massa
Petugas dari Polsek Kutowinangun mengevakuasi sepeda motor milik pelaku yang dibakar massa, Kamis (3/8/2017) dini hari.
Kapolsek Kutowinangun, AKP Rujito, menjelaskan peristiwa percobaan pencurian itu terjadi di Desa Korowelang, Kecamatan Kutowinangun, Kamis (3/8) sekitar pukul pukul 00.30 dini hari.

Saat itu, pemilik rumah yang bernama Misno (55), melihat seseorang yang akan memasuki rumahnya. Merasa aneh, Misno pun menegur laki-laki tersebut. Tidak membalas teguran, pelaku malah kabur, lari tunggang langgang.

"Saat itu juga tuan rumah teriak maling hingga tetangganya keluar dan mencoba menangkap si pelaku," terang Rujito, kepada inikebumen.net, Kamis (3/8/2017) siang.

Saat akan tertangkap, pelaku mengeluarkan sebilah pisau yang membuat warga setempat takut sehingga berhasil lolos. Namun pelaku lupa, dan meninggalkan sepeda motor yang digunakan. Warga yang geram selanjutnya melampiaskan kekesalan kepada motor tersebut.

Ditemui terpisah, Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga setempat. Menurutnya,sudah bukan jamannya lagi main hakim sendiri. Meski hanya sepeda motornya yang dibakar.

"Sebetulnya tidak perlu dibakar. Diamankan jauh lebih baik, dari pada dibakar. Jika ada kasus seperti itu segera laporkan ke Polsek terdekat," terang AKP Willy.

Lebih jauh, AKP Willy meminta kepada seluruh warga masyarakat untuk kembali mengaktifkan Siskamling di masing masing wilayahnya untuk menjaga hal seperti ini terjadi. "Maling pasti akan berfikir berkali kali ketika melihat ada ronda di suatu daerah," tutupnya.(*)

Powered by Blogger.
}); })(jQuery); //]]>