Cegah Isu Politisasi Agama Jelang Pilbup, KPU Kebumen Kumpulkan Para Tokoh Agama

KPU Kebumen beri pendidikan demokrasi bagi para tokoh agama
Cegah Isu Politisasi Agama Jelang Pilbup, KPU Kebumen Kumpulkan Para Tokoh Agama
Anggota KPU Kebumen Agus Hasan Hidayat menyampaikan paparannya.
www.inikebumen.net KLATEN - Sebanyak 30 tokoh agama dan kepercayaan asal Kabupaten Kebumen mengikuti kegiatan Pendidikan Demokrasi dan Proses Pemilu di Agrowisata Kepurun Pawana Klaten, Sabtu dan Minggu, 23-24 November 2019.

Acara yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Kebumen ini dalam rangka menyongsong Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen 2020.

Sejumlah materi disampaikan pada acara selama dua hari itu. seperti pencalonan bupati, tahapan dan proses pemilu, penahaman Undang-Undang Pemilu, pelaksaan demokrasi sesuai aturan hukum, dan lainnya.

Anggota KPU Kebumen Divisi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Agus Hasan, mengatakan, KPU memiliki kewajiban dalam memberikan pendidikan demokrasi dan proses pemilu secara baik dan benar kepada masyarakat. Termasuk para tokoh agama dan kepercayaan.

Sebab, para tokoh agama dan kepercayaan berperan penting dalam menyadarkan jamaahnya untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu dan tidak menyebarkan  berita hoaks atau informasi yang tidak benar.

"Khususnya di media sosial yang rentan disalahgunakan oleh pihak atau kelompok tertentu untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata dia.

Menurutnya, isu agama sangat rawan setiap kali jelang pelaksanaan pemilu. Karenanya, pihaknya mengundang para tokoh agama dan kepercayaan di masing-masing wilayah.

"Hal ini agar memiliki satu persepsi atau pemahaman yang sama dalam berdemokrasi dan pemilu. Terutama terkait pelaksanaan pemilu Bupati yang akan dihelat pada 2020 mendatang," tegasnya.

Setelah memiliki pemahaman yang sama, pihaknya berharap nantinya pelaksanaan  pilbup dapat berlangsung aman, lancar dan damai.

"Para tokoh agama dapat lebih berperan aktif dalam menciptakan iklim yang kondusif di Kebumen baik pra maupun pasca pemilihan bupati dan wakil bupati," paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Kebumen, Yulianto, memaparkan terkait arti penting pemilih, proses dan hasil Pemilu 2019 yang akan menjadi kerangka acuan pada Pilbup Kebumen 2020.

"Pemilih memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas," ujar Yulianto.

Ia menambahkan, pemilih berkualitas adalah pemilih yang sadar akan arti penting dirinya dalam pemilu.

"Sedangkan proses pemilihannya harus transparan, jujur dan adil dilakukan oleh Badan Penyelenggara," pungkas Yulianto.(*)

Powered by Blogger.