Lebih Dekat dengan K9 Polres Kebumen, Anjing Pelacak Bahan Peledak yang Ramah

Anak-anak pun tidak terlihat takut dengan anjing yang terkenal agresif itu, justru malah foto bersama dengan pose jenaka
Lebih Dekat dengan K9 Polres Kebumen, Anjing Pelacak Bahan Peledak yang Ramah
Aipda Eko Puji Utomo, saat mengenalkan anjingnya (Foto: Humas Polres Kebumen)
www.inikebumen.net KEBUMEN - "Anjing adalah makhluk sosial". Itulah yang diungkapkan Aipda Eko Puji Utomo, Banit Satwa Sat Samapta Polres Kebumen atau pawang anjing Polres Kebumen saat mengenalkan kepada anak-anak di sebuah Gereja di Kebumen, beberapa waktu lalu.

Terlihat ia bersama dengan anjing jenis Belgian Malinois, bermain bersama dengan anak-anak di depan Gereja.

Anak-anak pun tidak terlihat takut dengan anjing yang terkenal agresif itu, justru malah foto bersama dengan pose jenaka.

Banyaknya kasus anjing mengginggit majikannya, membuatnya ikut prihatin dengan peristiwa itu.

Menurut Eko, anjing sebagai mahluk sosial yang diungkapkannya adalah anjing tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan manusia.

Karena beberapa kebutuhan anjing dalam memenuhinya harus ada campur tangan manusia agar selalu sehat dan memiliki kehidupan yang layak sebagai binatang piaraan.

Anjing yang galak, diungkapkan Aipda Eko karena perlakuan manusia kepada anjing itu. Pada dasarnya, anjing yang dipelihara manusia telah mengalami domestikasi, atau proses penjinakan yang dilakukan terhadap hewan liar.

Banyak kecerdasan anjing yang dapat dimanfaatkan manusia sebagai imbal balik dari perlakuannya yang baik.

Seperti kelima anjing yang dimiliki Polres Kebumen ini misalnya. Anjing pekerja atau "Working Dog" ini ikut bertanggungjawab menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kebumen.

Melalui unit Sat K9 Sat Samapta Polres Kebumen para anjing cerdas ini mampu menjalankan tugasnya dengan baik, dengan masing-masing bidangnya.

Dijelaskan Aipda Eko, Polres Kebumen memiliki 5 anjing dengan tugas masing-masing sesuai keahliannya. Diantaranya, Kriss adalah anjing pelacak Narkotika. Ia adalah anjing jenis Dutch Sheperd yang bertanggungjawab melacak keberadaan Narkotika di wilayah Kebumen.

Selanjutnya Tarra anjing pelacak bahan peledak. Ia adalah anjing jenis Belgian Malinois. Anjing ini kerap dilibatkan Sat Samapta Polres Kebumen saat melakukan sterilisasi gedung, untuk memastikan tidak ada Bom di gedung itu. Anjing pelacak bahan peledak lainnya adalah Boy, anjing jenis Labrador Retriever.

Polres Kebumen selanjutnya memiliki dua anjing yang tugasnya pengendalian massa. Keduanya yakni Ego dan Bruno. Masing-masing adalah ras Herder dan Rottweiler. Anjing ini sering dilibatkan saat pengamanan unjuk rasa di wilayah Kebumen.

"Meski kelihatannya galak, sebetulnya anjing yang kami miliki (Polres Kebumen) sangat ramah kepada manusia. Namun pada saat bertugas, mereka profesional," jelas Aipda Eko, Selasa, 26 November 2019.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, mengatakan para pawang anjing yang dimiliki Polres Kebumen, memilik ketrampilan khusus dalam mendidik anjingnya sehingga siap ditugaskan kapan saja.

Para pawang memiliki sertifikat dari Ditpolsatwa Baharkam Polri.

"Para personel Unit Satwa Sat Samapta Polres Kebumen telah mengikuti pelatihan khusus di Direktorat Polisi Satwa," jelas AKBP Rudy.

Mengenai cara memperlakukan anjing K9 Polri, ditambahkan AKBP Rudy, para Anjing yang dimiliki Polres Kebumen diberikan vitamin yang cukup serta makan anjing yang bergizi dan vaksin agar terhindar dari penyakit.

"Anjing kita ini untuk kepentingan keamanan. Jadi kita upayakan, supaya anjing yang kami miliki siap ditugaskan kapan saja dengan memberinya gizi yang baik kepadanya," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.