Lima Kali Pertahankan WTP, Bupati Kebumen Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan

Kabupaten Kebumen telah lima kali menerima penghargaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan. Yaitu LKPD tahun 2011, 2012, 2015, 2017 dan 2018.
Lima Kali Pertahankan WTP, Bupati Kebumen Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan
Bupati Kebumen menerima piagam WTP dari Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Tengah Sulaimansyah
www.inikebumen.net KEBUMEN - Atas prestasinya mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Kabupaten Kebumen menerima Piagam Penghargaan WTP dari Kementerian Keuangan RI.

Kabupaten Kebumen telah lima kali menerima penghargaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dengan opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan. Yaitu LKPD tahun 2011, 2012, 2015, 2017 dan 2018.

Sebagai apresiasi, Kementerian Keuangan melalui Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Sulaimansyah memberikan Piagam Penghargaan kepada Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, di Pendopo Rumdin Bupati pada Selasa, 12 November 2019.

Kegiatan itu bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pemanfaatan bersama data dan informasi serta penguatan koordinasi pengelolaan Keuangan Publik antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah dengan Pemkab Kebumen.

Turut hadir menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, Inspektur Kabupaten Kebumen Mahmud Fauzi, Kepala BPKAD Dyah Woro Palupi, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kebumen.

"Memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemkab Kebumen yang telah berhasil mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangannya dengan standar tertinggi," kata Sulaimansyah, dalam sambutannya.

Sulaimansyah meminta prestasi ini agar terus ditingkatkan dan dipertahankan WTP. "Setiap uang yang dikelola harus sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat," kata dia.

Bupati Yazid Mahfudz, menyampaikan penghargaan yang diterimanya merupakan bentuk kepercayaan dari pemerintah pusat. Atas kerja keras seluruh OPD dan elemen masyarakat Kebumen.

"WTP ini bukan tujuan akhir. Mari kita jadikan WTP ini sebagai predikat wajib yang harus kita peroleh," kata Yazid Mahfudz.

Lebih dari itu, kata Yazid Mahfudz, semua stakeholder harus memiliki komitmen untuk mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel. Sehingga hasil dari pelaksanaan anggaran tersebut benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat.

"Untuk itu saya mengajak kepada seluruh jajaran OPD, mari kita jaga semangat untuk selalu mendapatkan predikat WTP dalam setiap pertanggungjawaban pengelolaan keuangan," tegasnya.(*)
Powered by Blogger.