Menuju Data Satu Pintu, Sensus Penduduk 2020 di Kebumen Gunakan Metode Kombinasi

Sensus Penduduk (SP) 2020 akan dilaksanakan dua tahapan dalam tahun 2020 mendatang. Yakni bulan Februari dan Maret pengisian data secara online serta Juni dan Juli dengan door to door atau didatangi.
Menuju Data Satu Pintu, Sensus Penduduk 2020 di Kebumen Gunakan Metode Kombinasi
Bupati Kebumen dan Kepala BPS Kebumen melakukan foto bersama
www.inikebumen.net KEBUMEN -  Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kebumen mengadakan Rapat Koordinasi Pemetaan dan Pemutakhiran Wilayah Kerja Statistik Sensus Penduduk Tahun 2020 (Wilkerstat SP 2020). Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Mexolie Kebumen, Kamis, 21 November 2019.

Acara yang dibuka oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menghadirkan dua narasumber. Yaitu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kebumen Maskhemi dan Kepala BPS Kebumen Sri Handayani.

Pada rakor itu terungkap, Sensus Penduduk (SP) 2020 akan dilaksanakan dua tahapan dalam tahun 2020 mendatang. Yakni bulan Februari dan Maret pengisian data secara online serta Juni dan Juli dengan door to door atau didatangi.

Berbeda dari sebelumnya, Sensus Penduduk 2020 bakal memadukan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), sehingga didapatkan single data. Masyarakat pun diimbau bahwa data dirinya sangat penting, karena itu seluruh penduduk harus tercatat.

Data yang akan diambil terhadap penduduk Indonesia adalah data standar seperti nama, tempat tanggal lahir, domisili, dan lainnya. Juga ada data terkait kondisi rumah, luas lantai, dan lainnya. Total ada 21 pertanyaan.

Dalam sambutannya, Bupati Yazid Mahfudz, menegaskan Pemkab Kebumen siap mendukung dan berkolaborasi untuk menyukseskan Sensus Penduduk Tahun 2020.

"Melalui sensus ini tentunya kedepan tak ada lagi yang namanya data yang berbeda-beda," ujar Bupati.

Bupati berharap melalui Rakor ini ada kolaborasi, koordinasi, dan komunikasi yang baik antara BPS dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terkait update data terkini. Sehingga nantinya  benar-benar menghasilkan dan memberikan kualitas data penduduk yang lebih akurat dan tepat.

Hasil dari Sensus Penduduk Tahun 2020 ini akan dijadikan data dasar kependudukan yang sangat strategis dalam penyusunan perencanaan dan evaluasi pembangunan sampai wilayah administrasi terkecil. Data yang berkualitas tentu akan memudahkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

"Pembangunan yang tepat sasaran akan membuat anggaran tepat guna, tidak terjadi in-efisiensi. Sehingga hasilnya pun lebih berdampak besar dan dapat dirasakan masyarakat. Karenanya, perlu persiapan-persiapan guna menunjang keberhasilan sensus ini," kata Bupati.(*)
Powered by Blogger.