Mulai Hari ini, BPBD Kebumen Hentikan Bantuan Air Bersih

Sejak Juni 2019 lalu hingga 3 Desember 2019 bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 2.424 tangki atau 10.999.000 liter
Warga menerima bantuan air bersih
www.inikebumen.net KEBUMEN - BPBD Kebumen secara resmi menghentikan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan mulai Rabu, 4 Desember 2019. Penghentian dilakukan menyusul hampir di semua wilayah Kabupaten Kebumen sudah mulai turun hujan.

Kasi Penanganan Darurat BPBD Kebumen, Uko Febriyanto, kepada inikebumen, membenarkan pihaknya telah menghentikan droping air tersebut.

"Dengan adanya hujan itu akses jalan menjadi licin dan membahayakan kendaraan tangki air bersih," kata Uko Febriyanto, Rabu pagi.

Pihaknya juga telah mengkorfirmasi kepada warga di titik-titik droping, bahwa saat ini kondisi air bersih sudah mencukupi.

"Apabila dalam beberapa hari kedepan tidak hujan dan mata air mengering sehingga warga kesulitan air bersih maka droping air bersih akan dipertimbangkan kembali," ujarnya.

Data BPBD Kebumen, sejak Juni 2019 lalu hingga 3 Desember 2019 bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 2.424 tangki atau 10.999.000 liter. Meliputi bantuan yang bersumber dari APBD sebanyak 1.346 tangki, 850 tangki dari CSR dan 228 tangki dari PMI.

Jutaan liter air bersih itu untuk membantu 9.612 KK atau 39.279 jiwa yang ada di 94 desa di 18 Kecamatan.

Tahun ini, Pemkab Kebumen mengalokasikan anggaran sebesar Rp 346 juta atau setara 1.450 tangki untuk mengantisipasi kekeringan. Anggaran sebesar itu diperuntukan untuk bantuan air kepada warga Kebumen yang terdampak kekeringan.(*)
Powered by Blogger.