Penjual Serabi di Gombong Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Tak Berjualan

Korban yang biasa berjualan di Perempatan Dirjo Desa Semanding itu, ditemukan terlentang di depan pintu kamar mandi kontrakannya.
Penjual Serabi di Gombong Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Tak Berjualan
Petugas saat mendatangi rumah kontrakan korban. (Foto: Humas Polres Kebumen)
www.inikebumen.net GOMBONG - JM (60), warga warga Bantarkuwung, Brebes ditemukan meninggal dunia di kontrakannya di Desa Semanding Kecamatan Gombong, Minggu, 23 Februari 2020.

Pria yang berprofesi sebagai penjual serabi rangin itu ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari tidak berjualan. Korban ditemukan pertama kali oleh Sutrisno (50), sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban yang biasa berjualan di Perempatan Dirjo Desa Semanding itu, ditemukan terlentang di depan pintu kamar mandi kontrakannya.

Selanjutnya Sutrisno yang panik mencari satu rekannya Medi (60) untuk mengecek kondisi korban yang masih tergeletak. Saat keduanya mencoba membangunkan, korban sudah tidak merespon.

Akhirnya peristiwa ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gombong, dan polisi yang datang ke lokasi segera melakukan olah TKP.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan, dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda yang mengarah ke tindak Pidana.

"Sekitar TKP aman. Kami tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun tanda yang mengarah ke tindak Pidana," kata Rudy.

Selanjutnya dari keterangan tim medis Puskesmas Gombong 2 yang juga datang ke lokasi mengatakan, kuat korban meninggal karena penyakitnya.

Korban dalam kesehariannya tinggal sendiri di kontrakan. Ia mengadu nasib merantau berjualan Serabi di Gombong.

Anak dan istrinya berada di Kabupaten Brebes. Saat ini jenazah sudah diserahkan ke perangkat desa Semanding untuk selanjutnya dibawa pulang ke kampung halamannya di Brebes.(*)
Powered by Blogger.