Hari Kesebelas Ramadan, Bupati Kebumen Lantik 27 PNS Baru

PNS Sejati Adalah Kepuasan Kerjanya Tidak Ditentukan oleh besarnya gaji yang diterima. 
Hari Kesebelas Ramadan, Bupati Kebumen Lantik 27 PNS Baru
PNS saat mengucapkan sumpah
INI Kebumen, KEBUMEN - Bupati Yazid Mahfudz, melantik dan mengangkat 27 CPNS menjadi PNS di lingkungan Pemkab Kebumen. Pelantikan Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah PNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin, 4 Mei 2020.

Kepala BKPPD Kebumen, Asep Nurdiana, menjelaskan pelantikan pengangkatan PNS kali ini terdiri atas 22 orang Bidan dan lima orang PNS lulusan IPDN.

Bidan yang diangkat menjadi PNS merupakan pengadaan CPNS formasi khusus tahun 2019 dan telah ditempatkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Kebumen. 

"Bidan yang dilantik itu tadinya bidan PTT yang usianya telah melebihi 35 tahun," terangnya.

Hadir pada acara itu, Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen.

PNS Sejati Adalah Kepuasan Kerjanya Tidak Ditentukan oleh besarnya gaji yang diterima
Hari Kesebelas Ramadan, Bupati Kebumen Lantik 27 PNS Baru
Bupati Yazid Mahfudz, saat melantik dan mengambil sumpah PNS
Bupati Yazid Mahfudz, mengatakan pelantikan pengangkatan PNS dilakukan masih dalam suasana physical distancing. Hal ini guna memutus mata rantai penularan virus covid-19. Di sisi lain, juga bertepatan dengan Ramadhan 1441 H.

"Seorang PNS sejati adalah yang kepuasan kerjanya tidak ditentukan oleh besarnya gaji yang diterima. Melainkan ditentukan oleh tingginya kepuasan dan kesejahteraan masyarakat yang dilayani," tegasnya.

Terkait pandemi Covid 19, lanjut bupati, PNS khusus tenaga medis memiliki peran besar dalam memberikan layanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif kepada masyarakat. Para bidan dituntut berperan lebih besar lagi.

"Dalam mengedukasi masyarakat, untuk bersama-sama mencegah dan menghentikan penyebaran covid 19," imbuhnya.

Karenanya, Bupati meminta kepada seluruh Bidan untuk selalu siap siaga. Khususnya  menjaga kesehatan ibu, anak dan lansia. Selain itu, para bidan juga harus memiliki daya juang yang tinggi dalam mengatasi hambatan-hambatan pelayanan kesehatan.

"Sehingga pelayanan yang diberikan dapat menjangkau seluruh warga masyarakat dimana pun berada," pungkasnya.(*)
Powered by Blogger.