pendaftaran mahasiswa baru UPB

Optimalkan Pelayanan, PDAM Tirta Bumi Sentosa Luncurkan Aplikasi PETAKU

Peluncuruan dilakukan di Ruang Arungbinang Komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu 20 Mei 2020.
Optimalkan Pelayanan, PDAM Tirta Bumsi Sentosa Luncurkan Aplikasi PETAKU
Direktur PDAM Kebumen Zein Musta'in saat memaparkan Aplikasi PETAKU
INI Kebumen, KEBUMEN - PDAM Tirta Bumi Sentosa Kabupaten Kebumen meluncurkan Aplikasi PETAKU (PDAM Tetap Miliku). Aplikasi ini untuk memudahkan akses data seluruh pelanggannya.

Peluncuruan dilakukan di Ruang Arungbinang Komplek Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Rabu 20 Mei 2020.

Direktur PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen Zein Musta’in, menjelaskan aplikasi ini digunakan untuk mengetahui secara cepat data pelanggan dengan menggunakan peta digital.

"Program PETAKU merupakan karya sendiri itu dibuat guna memudahkan PDAM, khususnya para pembaca meter dan bagian pemeliharaan jaringan atau penagihan," terangnya.

Zein memaparkan, mengoperasikan program tersebut sangat mudah. Masuk Program PETAKU, bisa melalui handpone android maupun laptop, cukup menuliskan nomor ID pelanggan. Selanjutnya PETAKU langsung akan mengarahkan alamat yang dituju. Nampak juga di PETAKU jarak dan waktu tempuh, termasuk kondisi rumah pelanggan.

Hebatnya, pembaca meter yang baru bekerja satu hari pun tidak perlu bingung lagi mencari alamat pelanggan. Sebab PETAKU telah menunjukkan alamat, termasuk foto rumah pelanggan. Bahkan aplikasi ini bisa diakses melalui website, android dan telegram.

"Aplikasi ini akan membantu pembaca meter untuk mencari alamat rumah pelanggan dengan cepat dan tepat," ujarnya.

Menurut Zein, program PETAKU merupakan inovasi ke-4 setelah program sebelumnya sukses dilaksanakan. Seperti “Mbakyu Sarinem” atau Mbayar Banyu Sakdurunge Tanggal Enem, yang bertujuan agar pelanggan PDAM membayar air tepat waktu.

Kemudian program yang berwawasan lingkungan “BMW-T.21”, kependekan dari Banyu Mancur Wite Tukul. Program tersebut bertujuan melestarikan lingkungan, utamanya menjaga sumber air. Dengan program itu setiap pelanggan PDAM wajib menanam  dua pohon setinggi 1 meter.

Program berikutnya adalah “Bang Kumis” kependekan dari Bangun Komunikasi SMS Praktis. Program yang dibuat untuk mengoptimalkan komunikasi antara PDAM dengan para pelangan melalaui sms gateway.

Hadir pada acara itu, Asisten II Sekda Nugroho Tri Waluyo, Dewan Pengawas Ida Indrayani Achmal, Pembina BUMD yang juga Kabag Perekonomian Yunita Prasetyani dan Kabag Humas Setda Eko Purwanto.(*)
Powered by Blogger.