Mobil AWC Polres Kebumen, Kendaraan Polri yang Dinantikan

Penggunaan AWC saat penyemprotan disinfektan dinilai efektif karena air bisa tersebar secara sempurna. 
Mobil AWC Polres Kebumen, Kendaraan Polri yang Dinantikan
Mobil AWC Polres Kebumen. (Foto: Humas Polres Kebumen)
INI Kebumen, KEBUMEN - Kendaraan mobil truk Armoured Water Cannon ( AWC) menjadi salah satu kendaraan milik Polres Kebumen yang paling ditunggu kehadirannya oleh masyarakat Kebumen.

Bagaimana tidak, di tengah pandemi virus corona covid-19, mobil ini bisa dialihkan fungsi menjadi kendraan penyemprot disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona covid-19.

Ada beberapa ritual yang harus dilakukan sebelum kendaraan ini bertugas menyemprot disinfektan di kota Kebumen.

Ritual rutin itu adalah pengecekan kendaraan terutama pada bagian water canon nya apakah  berfungsi dengan baik, serta air dan disinfektan yang akan disemprotkan harus menggunakan takaran yang sesuai.

Kesempatan sore ini, Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melakukan pengecekan secara langsung kendaraan AWC milik Sat Samapta Polres Kebumen itu, Senin (15/6).

Pengecekan dilakukan sebelum AWC berkeliling kota menyemprotkan disinfektan.

AKBP Rudy tak segan masuk ke ruang kemudi didampingi teknisi serta mengecek langsung fungsi water canon mobil itu. 

"Sebelum digunakan harus dicek terlebih dahulu. Kendaraan ini kan selama pandemi virus corona hampir tidak pernah istirahat. Jadi kita harus sering melakukan pengecekan. Jangan sampai pada saat digunakan ada kendala di tengah jalan," jelas AKBP Rudy.

Truk ini juga sudah dibekali ban jenis run flat tire, sehingga truk tetap bisa melaju kendati ban kempis atau bocor sekalipun.

Untuk kapasitas tangki airnya sendiri, bisa menampung 6.500 liter air. Dan untuk menyemprotkan semburan air ke objek, bisa dilakukan melalui tongkat joystick maupun monitor.

Penggunaan AWC saat penyemprotan disinfektan dinilai efektif karena air bisa tersebar secara sempurna.

Namun demikian, AKBP Rudy mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan sering mencuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak karena pandemi belum berakhir.

"Kita saling menjaga. Tugas kita menyemprotkan disinfektan. Selanjutnya masyarakat tugasnya mematuhi anjuran pemerintah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan," kata AKBP Rudy.(*)
Powered by Blogger.