pendaftaran mahasiswa baru UPB

Innalillahi! Hilang 24 Jam, Nelayan Ayah Ditemukan Meninggal

Nelayan Ayah ditemukan meninggal
Innalillahi! Hilang 24 Jam, Nelayan Ayah Ditemukan Meninggal
Petugas mengevakuasi jasad korban
INI Kebumen, AYAH - Yasikin (40), tekong perahu nelayan yang hilang diterjang ombak besar ditemukan meninggal dunia, Minggu malam, 12 Juli 2020.

Korban ditemukan Tim SAR  sekitar pukul 20.30 WIB di Bolderan Kulon Pantai Jetis Cilacap sekitar 50 meter dari lokasi hilangnya korban.

"Pertama kali ditemukan oleh salah satu anggota SAR Gabungan yang sedang melakukan penyisiran di sekitaran tempat kejadian, korban posisi mengambang dan langsung kita evakuasi ke rumah duka," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya.

Saat pencarian Tim SAR gabungan melakukan penyisiran lewat darat. Dengan menggunakan motor trail dari tempat kejadian ke arah barat 2 kilometer sampai Pantai Cemara Sewu Cilacap dan ke arah timur 2 kilometer sampai Pantai Logending.

"Sedangkan pencarian laut kita menggunakan perahu jukung katir sejauh 3 nauticel mil kearah timur dan barat dan pemantauan di sekitaran tempat kejadian," ujarnya.

Baca juga: Perahu Terbalik Dihantam Ombak Besar, Satu Nelayan Ayah Hilang 

"Kendala pencarian hari kedua tadi untuk gelombang tinggi dan area pemcarian luas," sambungnya.

Setelah mendapat pemeriksaan medis, diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan.

Sebelumnya, dilaporkan seorang nelayan hilang diterjang ombak besar di Plawangan (pintu masuk pemecah ombak) Pantai Logending Desa/Kecamatan Ayah. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam, 11 Juli 2020, sekitar pukul 20.00 WIB.

Nelayan yang hilang ditelan ombak atas nama Yasikin (40), warga RT 03 RW 03 Desa Srati  Kecamatan Ayah. Sedangkan korban selamat atas nama  Simin (60) warga RT 07 RW 02  Desa Kalipoh Kecamatan Ayah.(*)
Powered by Blogger.