Dihipnoterapi, Para Perusuh di Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Mewek

Aksi demo yang dilakukannya bersama dengan teman-temannya pada hari Jumat berawal dari ajakan melalui poster ataupun meme yang beredar viral di group wa ataupun Medsos.

Dihipnoterapi, Para Perusuh di Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Mewek
Salah satu remaja yang melakukan kerusuhan menyesal
INI Kebumen, KEBUMEN - Para perusuh pada aksi damai menolak UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kebumen diberikan pembinaan oleh Kapolres Kebumen, Senin 12 Oktober 2020. 

Para remaja itu mengungkapkan penyesalannya telah melakukan penyerangan kepada personel Polres Kebumen.

Para pelajar sungkem kepada orang tua, sembari memohon maaf. Hal ini dilakukan setelah para pelajar dihipnoterapi massal kepadanya oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.  

Alhasil, para pelajar secara sukarela, tanpa paksaan, meminta maaf dan menangis serta tidak akan  mengulangi lagi, melakukan Unra jalanan dan pelemparan batu serta perusakan terhadap fasilitas umum.

Para pelajar yang seharusnya terdidik mengaku hanya ikut-ikutan, melakukan pelemparan batu kepada petugas pengamanan Polres Kebumen karena terpancing. 

Aksi demo yang dilakukannya bersama dengan teman-temannya pada hari Jumat berawal dari ajakan melalui poster ataupun meme yang beredar viral di group wa ataupun Medsos.

Mereka meyakini apa yang dilakukan itu adalah aksi solidaritas. 

"Maafkan saya Pak. Saya sudah bikin bapak kecewa. Saya tidak akan mengulanginya lagi," ucap salah satu pelajar saat sungkem kepada orangtuanya. 

Terlihat pula para orang tua berkaca-kaca melihat anaknya mengakui kesalahan. 

"Kami mohon maaf pak, atas ulah anak kami. Akan kami awasi lagi supaya tidak terulang," ucap orang tua. 

Suasana Rupatama Mapolres Kebumen berubah dramatis. Mungkin karena semula para orang tua kecewa atas tindakan anaknya, berubah haru saat anaknya mengakui kesalahan dan penyesalannya.

"Kami berharap di kemudian hari, tidak terulang lagi. Semoga Kebumen Kondusif," ucap Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Sebelumnya Polres Kebumen telah mengamankan 8 pelaku anarkis dalam demo di depan Gedung DPR Kebumen pada hari Jumat lalu.

Para perusuh yang diamankan rata-rata adalah pelajar setingkat SMA. Mereka diamankan karena melakukan pelemparan kepada petugas pengamanan unjuk rasa.

Sejumlah fasilitas umum di Alun-alun Kebumen dilaporkan rusak dalam aksi itu.(*)

Powered by Blogger.