pendaftaran mahasiswa baru UPB

Lansia jadi Prioritas, Targetkan Percepatan Vaksinasi Hingga 300 Persen

Program vaksinasi tahap I untuk lansia sudah bisa dilakukan di seluruh Puskesmas di Kebumen. 

Lansia jadi Prioritas, Targetkan Percepatan Vaksinasi Hingga 300 Persen
Kegiatan vaksinasi di Kebumen
INI Kebumen, SEMARANG - Gubernur Ganjar Pranowo menargetkan vaksinasi lansia harus naik hingga 100 persen pada minggu ini hingga minggu depan.

Untuk mengejar target itu, Ganjar meminta pola penyuntikan vaksinasi terhadap lansia diubah. Jika semula dosis vaksin yang ada disiapkan sesuai dengan jumlah lansia untuk dua kali penyuntikan. 

Maka selanjutnya seluruh vaksin yang tersedia diberikan untuk lansia yang ada, baik untuk yang baru melaksanakan vaksinasi pertama maupun yang sudah kedua. 

Hal ini bisa dilakukan menyusul kepastian akan adanya ketersediaan vaksin Covid-19 dalam jumlah besar dari Kementerian Kesehatan RI. 

“Nah tahap kedua nanti kita order lagi, sehingga bisa dilakukan percepatan kepada lansia wabil khusus agar mereka bisa mendapatkan layanan vaksin lebih cepat lagi,” tegas Ganjar, Selasa, 25 Mei 2021.

Rencananya, Ganjar akan menaikkan target percepatan secara bertahap, mulai dari 100 persen hingga 300 persen. 

“Minggu depannya lagi kita coba naik 200 persen. Sehingga kalau bulan Juli nanti kita mesti ditargetkan naik 300 persen, teman-teman sudah latihan semuanya,” tandasnya. 

Sejauh ini Ganjar menilai, secara umum progres vaksinasi di Jawa Tengah sudah berjalan dengan baik. 

Disisi lain, ia mengatakan, penanganan Covid-19 di Jawa Tengah saat ini sedang difokuskan pada  pemantauan penyebaran pasca lebaran serta kemunculan klaster Covid-19 varian India B.1617.2 yang baru saja ditemukan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen Budi Satrio, mengatakan program vaksinasi tahap 1 untuk lansia sudah bisa dilakukan di seluruh Puskesmas di Kebumen. 

Namun untuk penyandang disabilitas sementara dilakukan di Kantor Dinas Kesehatan.

"Karena kita menggunakan sistem antar jemput. Sementara untuk penyandang disabilitas masih di tempatkan di kantor dinas," ucapnya.

Budi mengungkapkan, jumlah lansia di Kebumen mencapai 220 ribu orang. Dari jumlah itu 15 sampai 20 persen sudah menjalani program vaksinasi. "Kita targetkan pada 2021 ini, seluruh lansia di Kebumen sudah divaksin," harapnya.

Ia menyebut, lansia menjadi salah satu prioritas dalam program vaksinasi karena dengan kekebalan tubuh yang sudah menurun, mereka rawan terpapar covid. Sehingga perlu diberikan penangkal virus melalui vaksin ini. 

"Sejauh ini alhamdulillah program vaksinasi di Kebumen aman, tidak ada kasus. Insya Allah seterusnya aman," pungkasnya.(*)

Powered by Blogger.