pendaftaran mahasiswa baru UPB

Pelajar NU Kebumen Diharapkan Berperan Memerangi Kebodohan

"Pelajar NU diharapkan mampu mempertahankan setiap agenda dan kegiatan positif yang bermanfaat," harapnya.

Pelajar NU Diharapkan Berperan Memerangi Kebodohan
Para pelajar NU foto bersama dengan mantan Bupati Kebumen KH Nasirudin Al Mansyur
INI Kebumen, KEBUMEN - "Zaman dulu berjuang dengan senjata, sekarang barisan pelajar NU diharapkan meneruskan perjuangan para ulama terdahulu dengan memerangi kebodohan," jelas KH M Tachrir Masror, salah seorang Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kebumen.

Harapan itu disampaikan Kyai Tachrir, panggilan akrabnya, saat menerima silaturahmi dari para pelajar NU di kediamannya, Senin, 17 Mei 2021.

Silaturahmi ke rumah para sesepuh dan tokoh NU Kebumen dilakukan setelah acara silaturami dan reuni lintas generasi di Gedung PCNU Kebumen. 

Kegiatan yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat tersebut diikuti Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) elemen sayap pelajar NU se Kabupaten Kebumen. 

Meliputi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Corp Barisan Pelajar (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) 

Ketua PC IPNU Kebumen, Trio Agustin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang diadakan setiap tahun. Tujuannya untuk menjaga jaringan dan silaturami baik antar generasi maupun dengan sesepuh dan tokoh NU. 

"Agenda ini merupakan program agar jaringan tetap terjaga, jaringan inilah yang bisa menjadi jembatan untuk kesuksesan para kader, baik saat masih di organisasi maupun saat sudah menjadi alumni," ucapnya.  

Sedangkan Ketua PC IPPNU Kebumen, Hanifatun Umaroh, menambahkan selain untuk menjalin silaturami kegiatan juga dimaksudkan untuk saling memohon maaf antara kader alumni dengan sesepuh dan tokoh NU karena masih nuansa syawal. 

"Sukses dan tidaknya kami, baik di organisasi maupun setelah demisioner adalah berkat doa dan restu dari para orang tua kami di organisasi dan para ulama yang senantiasa membimbing kami. Melalui kegiatan ini kami gunakan juga untuk memohon doa dari para sesepuh dan tokoh NU," ujar Umaroh menambahkan.

Tokoh-tokoh berikutnya yang dikunjungi adalah mantan Bupati Kebumen KH Nashiruddin Al Mansyur, Ketua Tanfidziah PCNU KH Dawamuddin Masdar, Rois Syuriah PCNU KH Afifuddin Chanif Al Hasani dan Ketua PC Muslimat NU Nyai Mutmainah.

Kepada para pelajar NU, KH Nashiruddin Al Mansyur yang pernah menjadi Ketua PC IPNU Kebumen cukup lama 1972-1982, berpesan agar silaturahmi tetap terjaga.

"Berhasil tidaknya sebuah ikatan, adalah bagaimana cara para kader dalam menjaga ikatan itu dengan silaturami," katanya memberi nasehat.

KH Dawamudin Masdar berpesan agar para pelajar NU senantiasa semangat dalam menghidupkan organisasi pelajar NU.

"Situasi memang sedang tidak baik-baik saja. Namun apapun situasi dan kondisinya pelajar NU Kebumen harus tetap memiliki semangat yang baru agar program-program yang baru dan inovatif tetap tercipta," pesannya.

KH Afifuddin Chanif Al-Hasani, atau biasa disapa Gus Afif, merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu. Kepada para pelajar NU, Gus Afif meminta agar senantiasa berbuat yang terbaik untuk organisasi dan masyarakat. Karena setiap perbuatan yang baik, akan menjadikan nama pelajar NU juga baik.  Hasil dari perbuatan baik itu, tak hanya baik untuk diri sendiri tapi organisasi juga akan baik. 

"Nama itu menamai yang dinamakan, jadi berikan nama yg terbaik. Karena ada kejadian yang akan menimpanya," nasehat Gus Afif dengan kata-kata filosofis.

Ketua PC Muslimat NU Kebumen Nyai Mutmainah mengaku bersyukur bisa kedatangan tamu para pelajar NU. Pesannya para pelajar NU agar tetap melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat.

"Pelajar NU diharapkan mampu mempertahankan setiap agenda dan kegiatan positif yang bermanfaat," harapnya.(*)

Powered by Blogger.