Problematika Seputar Haid Diseminarkan PAC IPPNU Kecamatan Ayah

Acara dihadiri puluhan peserta dengan menggunakan protokol kesehatan.

Problematika Seputar Haid Diseminarkan PAC IPPNU Kecamatan Ayah
Seminar Kesehatan Remaja di Gedung Haji Kecamatan Ayah
INI Kebumen, AYAH - Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Ayah menggelar Seminar Kesehatan Remaja, Kamis, 17 Juni 2021. 

Acara yang berlangsung di Gedung Haji Al Hasan Kecamatan Ayah mengangkat tema "Problematika Haid dalam Perspektif Fiqih (Risalatul Mahid) dan Kesehatan".

Ketua PAC IPPNU Kecamatan Ayah Ambar Mudrikah dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti kepedulian organisasi pelajar putri NU terhadap problematika kesehatan. 

"Setiap remaja putri pasti mengalami masalah tentang reproduksi, maka kita hadirkan program yang bisa mengedukasi. Kita hadirkan dalam dua perspektif yakni fiqih dan kesehatan, karena keduanya saling berkaitan tanpa ada pertentangan," terangnya.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00-12.00 WIB dihadiri puluhan peserta dengan menggunakan protokol kesehatan. 

Tampak hadir jajaran pengurus PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Ayah, jajaran pengurus ranting IPNU dan IPPNU se Kecamatan Ayah serta PAC Muslimat Kecamatan Ayah. 

Sebagai narasumber dr Taufiqoh Nur Khaqiqi dari Puskesmas Ayah I dan Ning Atina Balqis Izza, Putri Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah. 

Dokter Taufiqoh menyampaikan materi kesehatan haid secara sederhana sehingga mampu diserap oleh peserta yang kebanyakan masih remaja. Disampaikan melaui sebuah cerita yang diakhiri dengan quis berhadiah bagi peserta yang mampu menjawab dengan benar.

Ning Atina memaparkan masalah haid dalam kacamata fiqih. Problematika tentang haid, siklus haid dan hubungannya dengan ibadah dibahas tuntas oleh Ning Atina, dilanjutkan tanya jawab dengan peserta.

Syifa Luthfiyatul Khasanah salah satu peserta seminar mengaku sangat senang bisa mengikuti acara sampai selesai. Menurutnya sangat banyak manfaatnya dari seminar yang diikutinya, karena bisa mengetahui problematika haid dari dua kacamata ilmu sekaligus.

"Ya bersyukur dan senang ada acara ini, saya jadi tahu tentang haid baik dari segi kesehatan maupun segi fiqih. Apalagi masalah haid adalah masalah umum yang terjadi pada remaja puteri," katanya usai mengikuti seminar.(*)

Powered by Blogger.