Ferdinan dan Lalela Terpilih jadi Duta Pelajar Anti Narkoba Kebumen 2021

"Serta harus bisa memberikan edukasi dan contoh yang baik kepada masyarakat tentang prilaku hidup sehat," ujarnya.

Ferdinan dan Lalela Terpilih jadi Duta Pelajar Anti Narkoba Kebumen 2021
Juara 1 Pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba menerima hadiah uang Rp 2,5 juta
INI Kebumen KARANGANYAR - Ferdinan Sella  Putra (SMAN 1 Karanganyar) dan Lalela Nur Fadhilah (SMAN 1 Kutowinangun) terpilih sebagai Duta Pelajar Anti Narkoba Kabupaten Kebumen tahun 2021.

Keduanya menjadi juara 1 kategori putra dan putri pada ajang Grand Final Pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba Tahun 2021 di Hotel Candisari Karanganyar, Jumat, 1 Oktober 2021. 

Untuk juara 2 diraih Abi Subkhan Kurnia (SMAN 1 Buluspesantren) dan Salsabilla Rizky Ramadhani (SMAN 2 Kebumen). Juara 3 diraih Faatihatul Febrian Nurohman  (SMAN 1 Kutowinangun) dan Huni Handayani (SMAN 2 Karanganyar)

Sedangkan, juara favorit media sosial diraih Panji Kurniawan (SMKN 1 Kebumen) dan Brahita Adilla Diva Kusmala (MAN 2 Kebumen.

"Dipilih enam juara atau pemenang, yakni juara satu, dua dan tiga untuk putra, dan juara satu, dua dan tiga untuk putri. Jadi semua ada enam yang akan kita pilih jadi duta pelajar anti narkoba," terang Sekretaris  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kebumen, Nurtaqwa Setyabudi.

Mereka yang terpilih, lanjut Nurtaqwa, akan menjadi Duta Pelajar Anti Narkoba selama satu tahun. Tugas dan fungsinya diantaranya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar tentang bahaya narkoba. 

"Serta harus bisa memberikan edukasi dan contoh yang baik kepada masyarakat tentang prilaku hidup sehat," ujarnya.

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.Bupati, yang hadir pada acara tersebut menyampaikan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus dilawan oleh semua. Karena barang haram ini jelas bisa memberikan dampak kerusakan hebat bagi para pemakainnya.

"Kegiatan ini sangat bagus, karena pemberantasan narkoba harus menjadi komitmen bersama. Bukan hanya pemerintah tapi juga semua lapisan masyarakat. Kita harus berani menyatakan tidak untuk narkoba selamanya," kata Arif.

Bupati menyebut kejahatan narkoba sangat berbahaya, penggunanya bukan hanya mengincar orang dewasa, tapi juga para pelajar dan anak-anak. 

Untuk itu, duta pelajar anti narkoba ini bisa menjadi upaya bagi pemerintah untuk terus bekerja melakukan pencegahan narkoba yang dimungkinkan bisa meracuni para pelajar di Kebumen.

"Perlu kesadaran dan pemahaman sejak dini bahwa narkoba ini sangat berbahaya, bisa merusak masa depan anak bangsa. Karena itu, duta pelajar anti narkoba ini diharapkan bisa terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar lain tentang bahaya narkoba, sehingga Kebumen bisa benar-benar menjadi kabupaten yang zero narkoba," tandasnya.(*)

Powered by Blogger.