Kasus Harian Covid-19 Turun, Vaksinasi Terus Digenjot

“Kami berharap dalam waktu dekat terjadi penurunan yang lebih signifikan hingga nol kasus,” paparnya.

Kasus Harian Covid-19 Turun, Vaksinasi Terus Digenjot
Pemkab Purbalingga terus menggenjot vaksinasi ditengah menurunnya kasus aktif.
INI Kebumen PURBALINGGA - Kasus harian Covid-19 di Kabupaten Purbalingga terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Senin, 22 November 2021, dalam dua hari terakhir tercatat tinggal tujuh kasus aktif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Hanung Wikantono, mengatakan dari ketujuh kasus aktif tersebut semuanya melakukan isolasi mandiri. 

Tidak ada yang dirawat di fasilitas kesehatan khusus yang menangani pasien Covid-19. Keadaan tersebut berbeda dengan dinamika satu minggu yang lalu.

“Dalam dua hari ini mengalami penurunan, dan hanya tinggal tujuh kasus aktif yang kesemuanya isolasi mandiri atau tidak ada yang dirawat di rumah sakit,” kata Hanung.

Hanung menyebutkan sempat terjadi kenaikan kasus Covid-19 di Kabupaten Purbalingga dengan kasus aktif 16 orang. Namun, dalam satu minggu kemudian terjadi tren penurunan kasus aktif karena sebagian besar pasien sembuh dan hanya tinggal tujuh kasus aktif.

“Kami berharap dalam waktu dekat terjadi penurunan yang lebih signifikan hingga nol kasus,” paparnya.

Meski terjadi penurunan, pihaknya tidak ingin larut dalam euphoria dan terus menggenjot capaian vaksinasi di Kabupaten Purbalingga. 

Sampai dengan berita ini diturunkan, jumlah penduduk Purbalingga yang telah mendapat vaksin dosis pertama sebanyak 452.491 orang atau sekitar 58,10 persen. Sedangkan untuk lansia telah mencapai 41.142 orang atau mencapai 41,61 persen.

“Jumlah lansia yang telah mendapatkan vaksinasi mencapai 41,61 persen dari target yang ditetapkan yaitu 40 persen,” ujar Hanung.

Diungkapkan, saat ini pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan hingga ke pelosok desa. Pihaknya tetap menargetkan cakupan warga tervaksinasi bisa mencapai 70 persen. Dengan demikian diharapkan bisa diperoleh kekebalan komunitas.

“Kami juga berharap Purbalingga segera bisa turun ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Selanjutnya di akhir tahun bisa ke level 1,” imbuhnya.(*)

Powered by Blogger.