Keren! Tebang Satu Pohon, Wajib Ganti Lima Pohon

"Terutama untuk tanaman konservasi yang akan kita tanam di kawasan sumber mata air. Ini dilakukan untuk menjaga mata airnya tetap ada," tegasnya.

Keren! Tebang Satu Pohon, Wajib Ganti Lima Pohon
Secara simbolis Wabup Kebumen menanam tanaman konservasi
INI Kebumen KARANGGAYAM -  Sedikitnya 75 ribu bibit  tanaman produktif, tanaman konservasi dan tanaman buah ditanam di Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, Rabu, 3 November 2021. 

Acara yang sekaligus Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2021 itu dihadiri oleh Wakil Bupati Kebumen, Ristawati Purwaningsih.

Manajer Kostajasa, Untung Karnanto, menjelaskan  bibit yang ditanam berasal dari persemaian mandiri KSU Taman Wijaya Rasa (Kostajasa). Yakni persemaian di KTH Sari Tani Desa Sukomulyo, Kecamatan Rowokele dan KTH Rimba Lestari Desa Kalibening, Kecamatan Karanggayam.

"Semua hasil persemaian mandiri Kostajasa yang disupport oleh PT INAKO Semarang," terang Untung Karnanto, disela-sela acara.

Baca juga: Hebat, Kadang Tani Alas Kebumen Kian Diakui Keberadaannya

Menurutnya, tidak berhenti pada penanaman, tetapi pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap tanaman tersebut. Sebab, selama ini banyak bantuan bibit tanaman tetapi tidak ditanam.

"Terutama untuk tanaman konservasi yang akan kita tanam di kawasan sumber mata air. Ini dilakukan untuk menjaga mata airnya tetap ada," tegasnya.

Tak hanya itu, Kostajasa juga menerapkan aturan bagi warga yang menebang tanaman tersebut wajib menggantinya dengan lima tanaman baru. 

"Kta sepakat tidak hanya ditanami tanaman konservasi yang mungkin  tidak menghasilkan, kita kasih tanaman buah dan produktif lainnya. Tapi kalau ditebang, mereka kita suruh menanam lagi minimal 5 bibit bebas," paparnya.

 Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, mengapresiasi peranserta masyarakat dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di Kabupaten Kebumen. Antara lain melalui kegiatan Penanaman Pohon Peduli Lahan oleh  Kostajasa.

"Memelihara dan melestarikan lingkungan hidup adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam pengabdian manusia kepada Tuhan Yang Maha Mencipta. Kesemuanya tentu disertai prinsip keteladanan," tandasnya.(*) 

Powered by Blogger.