Universitas Putra Bangsa Raih Penghargaan Inklusi Kesadaran Pajak dari Kementerian Keuangan

Satu-satunya Perguruan Tinggi di Kebumen

Universitas Putra Bangsa Raih Penghargaan Inklusi Kesadaran Pajak dari Kementerian Keuangan
Rektor Universitas Putra Bangsa (dua dari kiri) menerima penghargaan dari Kepala Kanwil Dirjen DJP Jateng II.

INI KEBUMEN - Universitas Putra Bangsa (UPB) menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi di Kebumen, Jawa Tengah, yang menerima penghargaan Inklusi Kesadaran Pajak dari Kementerian Keuangan.

Penghargaan Inklusi Kesadaran Pajak diberikan sebagai apresiasi kepada Universitas Putra Bangsa yang telah berperan dalam mengedukasi pajak secara menyeluruh dalam sistem pendidikan.

Penghargaan yang diberikan melalui Direktorat Jendral Pajak (DJP) Jawa Tengah II itu juga sebagai penghargaan atas penyampaian inklusi pajak tercepat dan tuntas.

Secara simbolik penghargaan diserahkan Kepala Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah II Slamet Sutantyo kepada Rektor Universitas Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho SE MM.

Penyerahan dilakukan pada kegiatan “Monev Inklusi Pajak dan Penyerahan Penghargaan Inklusi Pajak” yang diselenggarakan di kampus setempat, Kamis, 20 Januari 2022.

Hadir pada acara tersebut Kepala KPP Pratama Kebumen Yoepidha Laksmijarta Soemantri, segenap pengurus Tax Center UPB serta calon relawan pajak.

Rektor Universitas Putra Bangsa Dr Gunarso Wiwoho SE MM, mengatakan penghargaan tersebut tidak lepas dari peran para mahasiswa UPB yang menjadi relawan pajak.

"Sebab menjadi relawan pajak penting dilakukan karena dapat menambah sklill dan pengalaman serta menjadi bekal mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja," kata Gunarso.

Tak hanya institusinya, salah satu dosen terbaik Universitas Putra Bangsa, Dalail SPdI M Pd, juga meraih penghargaan sebagai Sang Insan Inklusi Kesadaran Pajak. Penghargaan tersebut diberikan bagi pihak yang telah membantu dan berperan dalam upaya menumbuhkan kesadaran pajak di lingkup Kanwil DJP Jawa Tengah II.

Sebelum penyerahan penghargaan, Tax Center UPB telah lebih dahulu melakukan wawancara kepada calon relawan pajak.

Relawan pajak merupakan seseorang yang secara sukarela menyumbangkan waktu, tenaga, pikiran, dan keahliannya untuk berperan aktif dalam kegiatan edukasi pajak.

Relawan pajak bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan pihak ketiga dalam melakukan kegiatan edukasi perpajakan.

Terdapat 17 calon relawan pajak yang mengikuti seleksi relawan pajak. Dimana semuanya merupakan mahasiswa Universitas Putra Bangsa yang berasal dari program studi S1 Manajemen dan D3 Akuntansi.
Melalui program relawan pajak ini, para mahasiswa akan dilatih pemahaman dan pengetahuan pajak yang memadai. Pemahaman dan pengetahuan tersebut berguna bagi mahasiswa untuk mengedukasi masyarakat.

Serta mengasistensi SPT Tahunan kepada Wajib Pajak Orang Pribadi dan Badan yang menggunakan Formulir SPT Tahunan 1770 dan 1771 (khusus untuk Wajib Pajak yang melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018), 1770S, serta 1770SS yang melaporkan SPT melalui e-filing.***

Powered by Blogger.