Satu Tahun Menjabat, Indeks Kepuasan Masyarakat 66,5 Persen Terhadap Kinerja Bupati Kebumen

Survei Bappeda Kabupaten Kebumen 

Satu Tahun Menjabat, Indeks Kepuasan Masyarakat 66,5 Persen Terhadap Kinerja Bupati Kebumen
Satu Tahun Menjabat, Indeks Kepuasan Masyarakat 66,5 Persen Terhadap Kinerja Bupati Kebumen
INI KEBUMEN - Tingkat Kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dalam satu tahun dibawah kepemimpinan Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih sebesar 66,5 persen.

Hal ini berdasarkan rilis survei yang dilakukan Bappeda Kabupaten Kebumen terhadap evaluasi 1 Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih.

Survei dilakukan pada 21-26 Februari 2022. Survei dilakukan baik secara online melalui google from maupun tatap muka. 

Objek pengambilan survei langsung berada di titik-titik keramaian seperti pasar, rumah sakit, Toserba/Swalayan, Alun-Alun Kebumen.

Berdasarkan hasil survei tersebut secara kuantitatif tingkat kepuasan kinerja bidang infrastruktur 56,5 persen. Penanggulangan kemiskinan 56,9 persen, ekonomi 58,3 persen, pendidikan 61,3 persen dan kesehatan 85,4 persen.

Pada malam perayaan 1 tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati di Pendopo Kabumian, Rabu, 2 Maret 2022, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyebut tingkat kepuasan terhadap kinerja dalam menangani pandemi Covid-19 sebesar 87,8 persen.

Hanya saja dalam penanganan dampak ekonomi pandemi lebih rendah yaitu sebesar 63,8 persen.

"Alhamdulillah penanganan pandemi Covid-19 angka kepuasan masyarakat 87,8 persen. Ini berkat kekompakan kita bersama seluruh jajaran Forkompinda turun langsung melakukan upaya pencegahan dan penanganan bagaimana Covid-19 tidak meluas dan meminimalisir angka kematian," katanya.

Adapun tingkat keyakinan masyarakat terhadap penataan kawasan perkotaan Kebumen dapat menggerakkan perekonomian adalah 60,7 persen.

Kemudian, Shrimp Estate (kawasan budidaya udang berbasis Kawasan) adalah 62,9 persen. Sedangkan penggunaan Kartu Kebumen Sejahtera bagi penerima bantuan sosial yang bersumber dana APBD adalah 54,6 persen.

Dibidang infrastruktur, dalam satu tahun ini sudah membangun 7 jembatan, dan 2 pasar. Kemudian, membangun Rice Milling Unit (RMU) tempat penggilingan padi di Kutowinangun, serta memperbaiki beberapa ruas jalan di Kebumen.

Program lain, yakni mengadakan pembuatan e-ktp dan catatan sipil secara keliling ke desa-desa. Membuat Kartu Kebumen Sejahtera, dengan menberikan beasiswa kepada yang kurang mampu dengan nilai Rp800 juta untuk 2000 siswa SD dan Rp700 juta untuk 900 siswa SMP.

Kemudian ada juga Desmili (desa melek internet) dengan wajibkan seluruh desa di Kebumen 449 desa tersambung internet untuk memudahkan pelayanan masyarakat.

Arif Sugiyanto menegaskan komitmennya mencipatakan pemerintahan bersih. Salah satunya memberantas pungli di pasar-pasar.

Menurutnya, usia satu tahun adalah usia yang masih sangat muda bagi dirinya untuk bekerja menyelesaikan persoalan besar. Karena itu, satu tahun bisa dijadikan momentum refleksi untuk bisa bekerja lebih giat lagi menuju Kebumen yang Semarak (Sejahtera Mandiri, berakhlak bersama rakyat).

Ia mengungkapkan dirinya menjabat sebagai kepala daerah di masa sulit karena pandemi Covid-19. Namun, dia bersyukur berkat kekompakan seluruh jajaran Forkompinda serta dukungan dan semangat ASN, beberapa program telah mampu diselesaikan.

Sebab, kata dia, membangun Kebumen butuh kebersamaan, tidak bisa dilakukan sendiri. Proses pembangunan sendiri ada yang bisa diselesaikan satu tahun, atau jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

"Dalam satu tahun banyak yang sudah kita lakukan, misalnya dalam penanganan Covid-19," tandasnya.

Arif Sugiyanto dan Ristawati Purwaningsih resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kebumen oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo secara virtual pada 26 Februari 2021.

Pada acara malam perayaan 1 tahun menjabat dimeriahkan dengan penampilan Grup Band Padi.(*)

Powered by Blogger.