Gara-gara Tak Lagi Jadi Penentu Kelulusan, Nilai UN SMP di Kebumen Jeblok - ini kebumen | Media Rujukan Kebumen

Gara-gara Tak Lagi Jadi Penentu Kelulusan, Nilai UN SMP di Kebumen Jeblok

www.inikebumen.net KEBUMEN - Seluruh SMP/MTs di Kabupaten Kebumen secara serentak mengumumkan kelulusan siswanya pada Jumat (2/6/2017) sore. Namun, sayangnya raihan nilai rata-rata ujian nasional (UN) untuk tingkat SMP/MTs tahun 2017 cukup mengecewakan.

Gara-gara Tak Lagi Jadi Penentu Kelulusan, Nilai UN SMP di Kebumen Jeblok
Para pelajar di sebuah SMP saat mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) pada awal Mei 2017 lalu.

Betapa tidak, dari empat mata pelajaran yang diujikan, yakni matematika, bahasa Indonesia, bahasa inggris, dan ilmu pengetahuan alam, nilainya mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun lalu.

Jika tahun lalu mata pelajaran bahasa indonesia nilai rata-ratanya 76,80, tahun ini jauh dibawah harapan. Yakni turun menjadi 68,09. Kemudian, bahasa inggris nilai rata-rata tahun ini 41,95, jauh dari rata-rata tahun lalu 50,79. Begitu juga dengan mata pelajaran ilmu pengetahuan alam mengalami nasib serupa. Tahun lalu nila rata-rata mata pelajaran ini 56,70, sedangkan tahun ini turun ke 51,35.

Matematika menjadi satu-satunya mata pelajaran yang mengalami kenaikan tahun ini. Mata pelajaran matematika nilai rata-ratanya naik dari 48,49 menjadi 50,59. Kemudian, jika tahun lalu nilai rata-rata seluruh mata pelajaran yang diujikan pada UN SMP mencapai 58,81. Tahun ini merosot tajam menjadi 52,47.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen Ahmad Ujang Sugiyono, mengatakan penurunan nilai rata-rata ujian nasional terjadi sejak ujian nasional tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 5/2015 kelulusan sekolah tidak ditentukan oleh nilai ujian nasional.

"Tetapi ditentukan oleh pihak sekolah dengan penilaian seluruh program pembelajaran. Kemudian nilai sikap/perilaku minimal baik. Serta lulus ujian sekolah/madrasah," kata Ahmad Ujang Sugiono.

Pada ujian nasional SMP tahun ini, kata Ujang, penurunan nilai rata-rata paling tajam terjadi pada mata pelajaran bahasa inggris. "Tapi ini bukan hanya terjadi di Kebumen, terjadi secara nasional begitu," ujarnya.(*)
Powered by Blogger.
}); })(jQuery); //]]>