Wagub Jateng Dorong Keluarga Mahasiswa Kebumen Ambil Peran dalam Pengentasan Kemiskinan

Taj Yasin juga mengajak BKMK untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah Kebumen yang sampai tahun 2019 masih berada dalam kategori merah.
Wagub Jateng Dorong Keluarga Mahasiswa Kebumen Ambil Peran dalam Pengentasan Kemiskinan
Wagub Jateng Taj Yasin, melakukan selfie dengan peserta Solusi Jitu Sukses UTBK 2020
www.inikebumen.net KEBUMEN - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong Badan Keluarga Mahasiswa Kebumen (BKMK) untuk dapat berperan dalam upaya pengentasan kemiskinan dan realisasi program sekolah tanpa sekat di Kabupaten Kebumen.

Hal itu melihat besarnya potensi yang dimiliki mahasiswa Kebumen terkait penelitian, pengumpulan data, kewirausahaan, hingga peningkatan sumber daya manusia.

"BKMK ini mengajak, ingin menawarkan kepada pemerintah, entah itu pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk mengembangkan sumber daya manusia yang unggul. Kalau mau melakukan kegiatan nanti bisa dikerjasamakan dengan program sekolah tanpa sekat, artinya bisa mengajar di mana saja," kata Taj Yasin, usai memberi pengarahan dalam acara Solusi Jitu Sukses UTBK 2020 di Hotel Mexolie Kebumen, Minggu, 12 Januari 2020.

Taj Yasin menjelaskan, kompetensi-kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa tersebut pasti lebih dibanding lainnya. Maka dari itu Taj Yasin juga mengajak BKMK untuk mengentaskan kemiskinan di wilayah Kebumen yang sampai tahun 2019 masih berada dalam kategori merah.

"Saya ajak mereka untuk mengentaskan kemiskinan di Kebumen, dimana mereka memiliki potensi menjadi operator di desa dan kabupaten untuk updating data. Caranya ikut mendampingi desa dalam melakukan verifikasi dan validasi data yang saat ini sudah diubah dari dulunya hanya satu kali menjadi empat kali, per tiga bulan harus ada update," jelasnya.

Baca juga: Dibuka Wagub Jateng, Simulasi UTBK di Kebumen Diikuti Ribuan Pelajar SMA Sederajat

Selain itu dari segi ekonomi, BKMK diketahui sudah merintis koperasi dan jasa. Salah satu produk yang sudah ada adalah timbangan yang dapat mengukur berat badan dan tekanan darah. Taj Yasin ingin produk itu terus dikembangkan dan kalau bisa menciptakan aplikasi.

"Ini yang kami minta untuk dikerjasamakan dan diberdayakan. Mereka sudah memiliki jasa timbangan di mall-mall yang dapat menimbang berat badan, deteksi jantung, dan lainnya. Kalau bisa juga menciptakan aplikasi uang bisa mendorong pasar yang ada di Kebumen," ungkap Taj Yasin.

Sementara itu, Bupati Yazid Mahfudz mangatakan, peran mahasiswa dan pelajar ke depan sangat dibutuhkan. Selain sebagai generasi penerus diharapkan bisa menjawab tantangan untuk menjadikan Kebumen lebih baik lagi di masa mendatang.

"Acara semacam ini penting. Ke depan, siswa-siswi yang ada di sini akan menjadi pemimpin di Kebumen. Jadi harus bisa menjawab tantangan untuk mengembangkan daerahnya. Tolong Kebumen ini dibangun bersama agar lebih baik," katanya.(*)
Powered by Blogger.