Akun Facebook Terduga Milik Kepala SMPN 2 Kutowinangun Permainkan Penjual Soto Online

Bingung dengan sikap AMJ dan istrinya, Sodik dan Okta sempat menanyakan ke tetangganya tentang AMJ dan istrinya. Kata tetangganya memang kedua orang itu seperti stress.
Akun Facebook Terduga Milik Kepala SMPN 2 Kutowinangun Permainkan Penjual Soto Online
Tangkapan layar akun Facebook Agus Mohammad Jumali
www.inikebumen.net KEBUMEN - Akun facebook Agus Mohammad Jumali (AMJ), nama yang sama dengan Kepala SMP N 2 Kutowinangun telah mempermainkan penjual soto online di Gombong dengan pesanan via mesenger.

Peristiwa yang terjadi Senin, 24 Februari 2020 siang bermula dari pesan melalui mesenger dari akun AMJ kepada akun Griya Rias Mara Shinta (GRMS) untuk mengirim soto ayam dan soto babad masing-masing 5 porsi.

Akun AMJ meminta pesanan diantarkan ke Ahmad Marjuki, sebelah barat Alun-alun Kebumen, tepatnya sebelah Risa Phone. AMJ juga memberikan nomor hp Ahmad Marjuki.

Okta dan Sodik yang mengantar pesanan cukup lama mencari-cari penerima. Karena lokasi yang ditunjukkan rumah dalam keadaan terkunci dan nomor hp yang diberikan tidak bisa dihubungi.

Setelah cukup lama menunggu pintu rumah dibuka dan ada laki-laki yang keluar. Okta dan Sodik sudah sedikit gembira karena yakin pasti laki-laki itu yang akan menerima pesanan.

Tapi keduanya harus kecewa karena ternyata laki-laki yang memang benar bernama Ahmad Marjuki itu tidak memesan soto tapi bakso.

"Benar saya Juki, tapi saya tidak pesan soto. Mau menunggu pesanan bakso lewat Go Food," kata Sodik menirukan ucapan lelaki itu.

Menurut Sodik, kemudian Juki menanyakan melalui apa pesanan dibuat. Ketika diceritakan melalui akun facebook AMJ, Juki langsung merespon,

"Owh itu biasa ngerjain saya dengan pesanan seperti itu. Saya punya akun facebook sendiri, punya no hp/wa, akun Gojek dan Grab sendiri. Kalau mau ya bisa pesan sendiri, tak perlu minta pesankan orang lain," kata Juki sambil menerima pesanan Go Food yang sudah datang.

Okta kemudian diminta mengambil foto Juki dan istrinya.

"Antar saja ke sekolah atau rumahnya, Mas. Tunjukkan foto ini, bilang kalau saya tidak pesan kok suruh membayar," katanya.

Istri Sodik yang memegang akun GRMS lalu menghubungi kembali AMJ via mesenger dengan nada marah karena merasa jadi korban PHP (pemberi harapan palsu) AMJ.

Dijawab AMJ, dia tidak bermaksud PHP, kalau Juki tak mau menerima Sodik diminta mengantar ke rumah AMJ, Plana Rt 4 Rw 3, Kedungpuji, Gombong. Masjid Babussalam ke timur.

Karena sekalian pulang Sodik dan Okta menuju rumah AMJ di Kedungpuji. Namun istri AMJ (Pujiati, guru akuntansi di salah satu SMK swasta di Gombong) yang menemui mengatakan sudah menelpon AMJ yang mengaku tidak memesan soto.

"Akun facebook Jumali dihack. Yang pesan memang benar Juki," ujar Sodik menirukan ucapan istri AMJ.

Bingung dengan sikap AMJ dan istrinya, Sodik dan Okta sempat menanyakan ke tetangganya tentang AMJ dan istrinya. Kata tetangganya memang kedua orang itu seperti stress.

Akhirnya istri Sodik mengirim pesan kembali ke AMJ via mesenger, "Njen bisa permainin rejeki org...sy bisa viralkan ke group kebumen biar nggak ada korban lagi."

Pesan itu hanya dijawab pendek oleh AMJ, "egp."

AMJ yang mau dikonfirmasi ke nomor hp/wanya 082133436002, ternyata malah sudah memblokir no hp/wa inikebumen.net yang tertera dalam fanpage INI Kebumen.(*)
Powered by Blogger.