Asyik, 900 Sopir dan Kenek di Kebumen Dapat Bantuan Rp 600 Ribu per Bulan

Bansos untuk sopir dan kenek terdampak Covid-19
Asyik, 900 Sopir dan Kenek di Kebumen Dapat Bantuan Rp 600 Ribu per Bulan
Kapolres Kebumen secara simbolis menyerahkan bantuan. (Foto: Humas Polres Kebumen)
INI Kebumen, KEBUMEN - Sebanyak 200 sopir dan kenek di Kebumen menerima bantuan uang sebesar Rp 600 ribu. Penerima bantuan program keselamatan tahun 2020  ini para sopir dan kernet yang tergabung dalam mitra lalu lintas.

Mereka dikumpulkan di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, dan diberikan pengarahan langsung oleh Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan yang didampingi Kasat Lantas Polres Kebumen AKP Muh Rikha Zulkarnain, Jumat, 17 April 2020.

"Para peserta adalah sopir dan kenek yang secara tidak langsung terkena imbas dari Covid-19. Dimana dalam kesehariannya mengeluhkan sepinya penumpang di Kebumen," ujar Kapolres Kebumen.

Para peserta mendapat bantuan uang sebesar Rp 600 ribu perbulan selama tiga tahap. Yaitu pada tahap I mulai 15 April-15 Mei, Tahap II mulai 16 Mei-15 Juni dan Tahap III mulai 16 Juni-15 Juli.

Bantuan tersebut dipadukan dengan pelatihan penanganan pencegahan Covid-19 dan pelatihan tertib berlalu lintas.

"Para sopir dan kernet ini, akan mendapat bantuan uang tunai selama tiga tahap. Para peserta, sebelumnya dilakukan pendataan terlebih dahulu agar benar-benar tepat sasaran," jelasnya, Sabtu, 18 April 2020.

Setelah masuk kedalam peserta Bantuan Program Keselamatan Tahun 2020, diharapkan ada respon positif, diantara harus tertib berlalu lintas dan selalu mematuhi aturan pemerintah selama Pandemi Virus Corona Covid-19.

Sopir atau kernet harus aktif mengingatkan penumpang untuk selalu mengenakan masker upaya memutus mata rantai penularan Corona Covid-19 di Kebumen.

Pemberian bantuan ini melibatkan Bank BRI Cabang Kebumen untuk menyalurkan bantuan tersebut lewat buku tabungan dan kartu debit, sehingga bisa digunakan para sopir memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Diharapkan dengan pemberian bantuan ini dapat meringankan beban para sopir dan awak angkutan lainnya karena dampak Covid-19," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.