pendaftaran mahasiswa baru UPB

Kebumen Nihil Positif Corona, Bupati Kebumen Cukur Gundul dan Sujud Syukur

Deklarasi new normal diawali dengan apel gelar pasukan tim pendisiplinan penerapan kenormalan baru.
Kebumen Nihil Positif Corona, Bupati Kebumen Cukur Gundul dan Sujud Syukur
Bupati dan Ketua DPRD Kebumen saat dicukur gundul
INI Kebumen, KEBUMEN - Bupati Yazid Mahfudz dan Ketua DPRD Kebumen Sarimun, mengikuti aksi cukur gunduk massal. Aksi itu dilakukan sebagai syukuran karena Kabupaten Kebumen nihil kasus positif Corona atau Covid-19 dan deklarasi memasuki new normal. Cukur gundul massal dilakukan usai apel pendisiplinan di Alun-alun Kebumen.

Selain Bupati, sejumlah pejabat lainnya juga ikut aksi tersebut. Diantaranya, Asisten Sekda Hery Setyanto, Kepala Dinas Koominfo Cokro Aminoto, Plt Kalakhar BPBD Teguh Kristiyanto, Direktur RSUD dr Soedirman Kebumen dr Widodo Suprihantoro, Sekretaris Dinas Kesehatan Kusbiyantoro dan puluhan relawan.

"Ini suatu bentuk puji syukur terhadap Allah SWT bagi tim gugus tugas, kita potong rambut karena sudah terbebas sudah zero Covid-19 di Kabupaten Kebumen," kata Yazid Mahfudz.

Setelah cukur gundul, Bupati bersama Forkopimda mendeklarasikan new normal dengan membuka gerbang Masjid Agung Kauman Kebumen. Kemudian, di dalam masjid melakukan sujud syukur.

Deklarasi new normal diawali dengan apel gelar pasukan tim pendisiplinan penerapan kenormalan baru. Apel gelar pasukan yang diikuti dari berbagai unsur itu dipimpin langsung oleh Yazid yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen.

Dengan sembuhnya seluruh pasien virus Corona tersebut, diharapkan ke depannya tidak ada lagi penambahan kasus positif. Masyarakat pun diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Harapan kami ke depan ini tetap terjaga agar tidak ada penambahan (positif) lagi. Nanti tim pemantauan ini akan langsung terjun memantau new normal life yang ada di Kebumen. Masyarakat kami imbau tetap patuh terhadap protokol kesehatan, ini imbauan untuk kehidupan new normal," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.