Optimalkan Program, GP Ansor Diminta Gabung Program Jogo Tonggo

Jogo Tonggo tidak hanya upaya penanganan Covid-19. Namun juga merupakan bentuk mengembalikan ruh gotong royong dan saling membantu satu sama lain sebagai budaya asli bangsa Indonesia.
Optimalkan Program, GP Ansor Diminta Gabung Program Jogo Tonggo
Pengurus GP Ansor Kabupaten Semarang saat melaukan audiensi dengan Wagub Jateng. (Foto: Handy/Humas Jateng)
INI Kebumen, SEMARANG - Berbagai upaya dilakukan organisasi masyarakat untuk menangani dan mencegah penularan Covid-19.

Salah satunya Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Semarang yang terus menggencarkan program sosial organisasi dan bergabung dengan program Jogo Tonggo.

"Kami bentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di setiap Pengurus Cabang Ansor," ujar Sekretaris GP Ansor Kabupaten Semarang Fik Aunul, saat audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di ruang kerjanya, Kamis 4 Juni 2020.

Meski jumlah bantuan tidak banyak, kata Aunul, pengurus cabang secara swadaya dan donatur dapat menyumbang alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum.

Selain itu, sejak awal Ramadan, GP Ansor Kabupaten Semarang roadshow ke 167 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Semarang. Kegiatan itu untuk mengedukasi dan memberikan pemahaman tentang pencegahan Covid-19.

Kemudian, kampanye secara masif menyebarkan poster atau spanduk ‘larangan mudik’ serta imbauan pemerintah lainnya, dan aktif mendata warga terdampak virus mematikan tersebut.

Sedangkan untuk menyambut new normal, GP Ansor telah menyiapkan beberapa ruas jalan protokol di Ungaran untuk uji coba penerapan new normal. Konsepnya berdasarkan rujukan

Gugus Tugas Pusat. Tidak kalah penting adalah berkoordinasi dan bergotong royong dengan berbagai pihak guna membantu masyarakat mengadapi Covid-19.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilakukan GP Ansor. Beragam kegiatan sosial tersebut diharapkan terus berlanjut dan diikuti oleh organisasi atau komunitas lainnya, sehingga wabah Covid-19 dapat diatasi bersama-sama.

"Saya mengapresiasi kegiatan-kegiatan GP Ansor dalam upaya membantu menangani Covid-19. Saya berharap ini berlanjut dan alangkah baiknya apabila dilink-kan dengan program Jogo Tonggo yang ada di tingkat desa," pintanya.

Menurutnya, Program Jogo Tonggo yang digagas Pemprov Jateng sangat diperlukan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Di beberapa daerah di Jateng masyarakat sudah menerapkan program Jogo Tonggo untuk menjaga masyarakat di bidang kesehatan, sosial, keamanan, ekonomi, dan sebagainya.

"Jogo Tonggo tidak hanya upaya penanganan Covid-19, namun juga merupakan bentuk mengembalikan ruh gotong royong dan saling membantu satu sama lain sebagai budaya asli bangsa Indonesia," tuturnya

Ia menambahkan, dalam Jogo Tonggo terdiri dari tenaga medis, Linmas, dari Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat.

"GP Ansor bisa bergabung di Jogo Tonggo sehingga program-programnya dapat lebih optimal," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.