pendaftaran mahasiswa baru UPB

Pemancing yang Hilang di Ayah Ditemukan Meninggal di Perairan Karangpakis Cilacap

Jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan lebih lanjut
Pemancing yang Hilang di Ayah Ditemukan Meninggal di Perairan Karangpakis Cilacap
Evaskuasi korban
INI Kebumen, AYAH - Tim SAR gabungan akhirnya dapat menemukan pemancing asal Magelang yang hilang di Pantai Pasir, Kecamatan Ayah, Kamis pagi 18 Juni 2020 sekitar pukul 08.15 WIB.

Korban ditemukan meninggal dunia 12 mil sebelah barat daya dari lokasi kejadian, tepatnya di Perairan Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap, I Nyoman Sidakarya, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh anggota SAR Jetis yang sedang menjaring ikan. Kemudian melaporkan ke anggota Basarnas yang sedang melakukan pencarian di area Pantai Pasir.

"Kita langsung berangkat untuk mengevakuasi korban dengan menggunakan perahu jukung katir lewat Pantai Logending," katanya.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah ditemukanya korban, secara resmi untuk Operasi SAR Langsung di tutup dan semua unsur langsung di kembalikan ke kesatuanya masing-masing," ungkapnya.

Baca juga: Diperluas Hingga 2 Mil, Pencarian Pemancing Asal Magelang Belum Ditemukan

Sebelumnya, seorang pemancing dilaporkan hilang setelah terseret ombak di Area Pemancingan Karang Jengking Pantai Pasir Desa Pasir, Kecamatan Ayah. Peristiwa itu terjadi pada Senin sore, 15 Juni 2020, sekitar pukul 17.15 WIB. 

Korban tersebut bernama Nugroho (50) warga Dukuh Parebutan Desa Gulon Kecamatan Salaman, Magelang.

Informasi yang diterima INI Kebumen menyebutkan, kejadian itu bermula saat korban Nugroho dan Indarto, yang juga warga Magelang sedang memancing di kawasan tersebut.

Tiba-tiba ada ada ombak besar menghantam keduanya. Keduanya pun sempat tersapu ombak. Indarto berhasil menyelamatkan diri, sedangkan korban Nugroho hilang terbawa arus.(*)
Powered by Blogger.