pendaftaran mahasiswa baru UPB

Giliran Ojol dan Penarik Becak di Kebumen jadi Sasaran

 Polres Kebumen Gencarkan Sosialisasi Inpres No 6 Tahun 2020 

Giliran Ojol dan Penarik Becak di Kebumen jadi Sasaran
Kasat Binmas Polres Kebumen saat melakukan sosialisasi
INI Kebumen, KEBUMEN - Memasuki adaptasi kebiasaan baru, layanan antar jemput melalui jasa Ojek Online (Ojol) kembali ramai. 

Namun demikian ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona covid-19 saat menggunakan jasa Ojol sebagai alat transportasi. 

Sat Binmas Polres Kebumen menyambangi komunitas Ojol dan Penarik Becak di wilayah Kota Kebumen. 

Kedatang petugas untuk menyosialisasikan Inpres nomor Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Hal ini dilakukan untuk bersama-sama mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona covid-19 di Kebumen yang kian melonjak tinggi. 

Kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Binmas AKP Tamzil Mardiono itu harus dilakukan mengingat Ojol hampir tidak bisa berjarak dengan penumpang terutama Ojol kendaraan roda dua.

"Untuk Ojol kendaraan roda dua, ada protokolnya sendiri. Memang tidak bisa berjarak, tapi tetap harus sering mencuci tangan, jika perlu membekali diri dengan handsanitizier. Baik driver maupun penumpang sebelum bepergian harus cuci tangan," kata Kapolres Kebuemn AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Hal lain yang perlu diperhatikan menurut AKBP Rudy, baik driver maupun penumpang harus menggunakan masker, mengenakan jaket yang melindungi tubuhnya, mengenakan celana panjang, hingga menggunakan helm yang ada kacanya untuk menghindari droplet. 

Sedang untuk abang becak, diwajibkan menggunakan masker serta sering cuci tangan. 

"Di tengah pandemi, roda perekonomian harus berputar. Jangan ragu menggunakan jasa Ojol, akan tetapi tetap harus waspada," ungkapnya.

Informasi hingga Rabu 9 September 2020 pagi, jumlah kasus positif covid-19 di Kebumen mencapai 264, dengan rincian 79 dirawat, 177 sembuh dan 8 lainnnya dilaporkan meninggal.(*)

Powered by Blogger.