Inilah Permintaan Terakhir Kru Kapal KRI Nanggala-402 Asal Kebumen sebelum Tenggelam

Bahkan Slamet, sudah menyiapkan gabah kering untuk digiling dan berasnya akan dibawa ke rumah anaknya.

Inilah Permintaan Terakhir Awak Kapal KRI Nanggala-402 Asal Kebumen sebelum Tenggelam
Serda Eko Prasetiyo
INI Kebumen, KEBUMEN - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan semua awak kapal selam KRI Nanggala-402 gugur, Minggu, 25 April 2021. 

Hal itu didasari laporan citra yang sudah dikonfirmasi sebagai bagian dari KRI Nanggala-402. 

Duka mendalam dirasakan oleh TNI dan keluarga awak kapal selam buatan Jerman itu. Keluarga korban berharap anggota jasad awak Nanggala dapat ditemukan.

Ada permintaan Serda Kom Eko Prasetiyo, yang justru menjadi permintaan terakhirnya sebelum KRI Nanggala Karam di laut utara Bali. Serda Eko Prasetiyo, merupakan salah satu kru kapal tersebut asal Kebumen. 

Permintaan itu diungkapkan oleh Ayahanda Eko Prasetiyo, Slamet Sarwono. 

Slamet, mengaku terakhir komunikasi dengan anak pertamanya itu pada Minggu, 18 April 2021. Atau tiga hari sebelum kapal selam KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang. 

"Dia minta saya lebaran di rumahnya di Bangkalan, Madura. Tapi saya minta habis lebaran saja karena masih ada larangan mudik," tutur Slamet, yang didampingi istrinya. 

Bahkan Slamet, sudah menyiapkan gabah kering untuk digiling dan berasnya akan dibawa ke rumah anaknya. 

"Saya baru dapat informasi kalau Eko ikut Kapal Selam yang hilang kemarin Kamis (22 April 2021) dari anak saya yang di Klaten," ujarnya. 

Slamet juga berharap, setelah ditemukan, Eko Prasetiyo segera pulang ke Kebumen. "Apapun keadaannya saya berharap dipulangkan ke Kebumen," imbuhnya. 

Eko Prasetiyo, merupakan lulusan SMKN 2 Kebumen. Dia menjadi Prajurit Tamtama TNI AL sejak 2008, sejak enam kali gagal ikut seleksi. Kemudian, pada 2020 lulus Sekolah Calon Bintara (Secaba) dengan pangkat Sersan Dua (Serda) dan ditugaskan di kapal selam KRI Nanggala-402.

Pria yang lahir pada 1987 ini telah menikah dengan gadis asal Bangkalan, Madura dan telah dikarunia dua orang anak. Sejak menjadi anggota TNI AL, Eko tinggal di Madura. 

Sebelumnya diketahui, dua putra Kebumen, menjadi anak buak kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu, 21 April 2021, sekitar pukul 03.00 WIB. 

Yakni Mayor Laut (T) Wisnu Subiyantoro, warga yang pernah tinggal di Gang Dieng Kelurahan Gombong, Kecamatan Gombong. Kemudian, Sersan Dua Kom Eko Prasetiyo, warga Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen.(*)

Powered by Blogger.