Rumah Warga Padureso Rusak Tertimpa Pohon Besar saat Hujan Lebat

Karena kerusakan hanya atap teras dan ruang depan, pemilik rumah memilih tetap bertahan di dalam rumah. 

Rumah Warga Padureso Rusak Tertimpa Pohon Besar saat Hujan Lebat
Rumah warga Paduresi tertimpa pohon albasia.
INI Kebumen PADURESO - Rumah milik warga bernama Tinggal (70) di Desa Merden, Kecamatan Padureso, rusak karena tertimpa pohon roboh.

Peristiwa itu terjadi lantaran hujan lebat disertai angin menyebabkan pohon albasia berukuran cukup besar menimpa rumah milik Tinggal , Minggu, 21 November 2021. 

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasi Humas Polres Iptu Tugiman, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.35 WIB, saat  Tinggal dan istrinya berada di dalam rumah. 

Lalu tiba-tiba pohon albasia yang berada di dekat rumah tumbang, disertai suara keras.

"Meski tak ada korban jiwa, namun dari peristiwa itu, atap rumah mengalami cukup rusak pada bagian atap teras dan ruang tengah," kata Tugiman.

"Beruntung sekali, dari runtuhan atap itu tidak ada yang mengenai pemilik rumah," sambungnya.

Mendapat informasi ada peristiwa itu, lantas Polsek Padureso bersama dengan TNI dan warga sekitar langsung bergegas mengevakuasi pohon dengan panjang kurang lebih puluhan meter itu.

"Sudah kita lakukan evakuasi. Namun karena waktu sudah malam, evakuasi baru pohon yang tumbang itu. Untuk perbaikan atap, baru besok pengerjaannya," imbuh Kapolsek Padureso Ipda Fuad Inayah saat dikonfirmasi. 

Karena kerusakan hanya atap teras dan ruang depan, pemilik rumah memilih tetap bertahan di dalam rumah. 

Namun jika sewaktu-waktu cuaca kembali buruk, dan tidak memungkinkan tetap bertahan di dalam rumah, Polsek menyarankan untuk mengungsi sementara ke rumah saudaranya yang letaknya berdekatan. 

Adanya cuaca buruk beberapa hari terakhir ini, Polres Kebumen kembali mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan bencana alam.

Bersama instansi terkait, Polres Kebumen sampai saat ini masih standby siap digerakkan, jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam.(*)

Powered by Blogger.